PROBOLINGGO, Garudasatunews.id – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Sebuah Honda Beat milik Hartatik (45), warga Desa Muneng Leres, raib hanya sekitar lima menit setelah diparkir di depan rumah adiknya di Dusun Talang, Desa Jangur, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 18.05 WIB.
Kendaraan warna putih hijau tersebut diduga dibawa kabur dua orang yang datang berboncengan menggunakan sepeda motor Suzuki Satria/FU. Salah seorang diduga turun dan mendekati Honda Beat milik korban, sementara rekannya menunggu di sekitar lokasi.
Hartatik mengatakan, saat itu dirinya masuk ke rumah adiknya setelah memarkir sepeda motor. Ketika hendak pulang, kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat.
“Motornya tadinya diparkir di depan rumah adik saya. Terus ditinggal masuk. Lima menit dari parkir, datang pelaku. Saya baru tahu motornya hilang pas mau pulang,” ujar Hartatik saat dikonfirmasi Jumat (2/10/2026) malam.
Cepatnya aksi tersebut menjadi perhatian karena kendaraan diduga berhasil dikuasai dalam waktu singkat. Meski kunci kontak berada di tangan korban, pelaku diduga merusak bagian kontak kendaraan dan menggunakan alat yang diduga berupa kunci T.
Informasi awal dari korban menyebutkan, dua orang tersebut kemudian membawa Honda Beat ke arah timur.
“Dua orang. Pakai motor Satria FU. Motornya dibawa ke arah timur,” kata Hartatik.
Petunjuk lain muncul dari rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Rekaman tersebut diduga menangkap aktivitas pelaku sehingga berpotensi membantu polisi mengidentifikasi ciri-ciri orang yang terlibat maupun kendaraan yang digunakan.
Dalam perkembangan di lapangan, dua orang yang diduga terlibat pencurian tersebut juga disebut sempat terjatuh atau mengalami kecelakaan ketika melarikan diri. Warga sekitar bahkan sempat memberikan pertolongan tanpa mengetahui dugaan keterkaitan mereka dengan kasus pencurian tersebut.
Setelah menerima informasi kejadian, jajaran Polsek Sumberasih bergerak melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP). PS Kanit Reskrim Polsek Sumberasih Aiptu Koko bersama Brigpol Beni mendatangi lokasi serta menggali keterangan dari korban dan warga sekitar.
Kerugian akibat hilangnya Honda Beat tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap kendaraan aman hanya karena ditinggal dalam waktu singkat. Penggunaan kunci tambahan dan pemilihan lokasi parkir yang aman dinilai penting untuk mengurangi risiko pencurian.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat memarkir kendaraan. Pastikan kendaraan berada di tempat yang aman dan gunakan pengaman tambahan untuk mengantisipasi aksi pencurian,” ujar Aiptu Koko.
Polisi juga meminta masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan kendaraan atau aktivitas mencurigakan agar segera melapor dan tidak melakukan tindakan sendiri terhadap orang yang dicurigai.
Hingga kini, polisi masih menelusuri rekaman CCTV serta mengembangkan informasi dari lapangan untuk mengungkap identitas dua orang yang diduga terlibat dan mencari keberadaan Honda Beat milik Hartatik.
(Red-Garudasatunews)















