Hiace Tabrak Truk di Tol Jombang, Empat Tewas

oleh -28 Dilihat
oleh
Hiace Tabrak Truk di Tol Jombang, Empat Tewas
Kondisi Toyota HiAce hancur bagian depannya usai menabrak truk di tol Jombang - Mojokerto, Jumat malam (11/9/2026)
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) KM 687+200 jalur B, Kabupaten Jombang, Jumat (11/9/2026) malam. Sebuah Toyota Hiace yang melaju dari arah Surabaya menuju Surakarta menabrak bagian belakang truk bermuatan gipsum. Peristiwa tersebut mengakibatkan empat penumpang meninggal dunia dan tujuh orang lainnya mengalami luka ringan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari petugas kepolisian dan pengelola jalan tol, kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB tidak jauh dari Gerbang Tol Tembelang. Toyota Hiace bernomor polisi L 7178 AH yang mengangkut penumpang perjalanan Surabaya-Surakarta melaju searah dengan truk bermuatan gipsum bernomor polisi R 8187 OT sebelum insiden terjadi.

Hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan faktor kelelahan pengemudi. Kanit PJR Jatim 3 AKP Sudirman menyebut kendaraan Hiace diduga oleng ke kiri sebelum menghantam bak belakang truk yang berada di depannya. Dugaan sementara, pengemudi mengalami kantuk saat mengemudikan kendaraan di jalur tol.

Benturan keras menyebabkan bagian depan Toyota Hiace mengalami kerusakan parah hingga ringsek berat. Proses evakuasi korban berlangsung cukup intensif karena kondisi kendaraan yang mengalami kerusakan signifikan. Petugas kepolisian bersama unsur terkait segera melakukan penanganan di lokasi kejadian guna mengamankan arus lalu lintas dan mengevakuasi seluruh korban.

Empat korban meninggal dunia diketahui merupakan penumpang Toyota Hiace. Mereka berasal dari sejumlah daerah di Jawa Tengah, yakni Karanganyar, Klaten, Wonogiri, dan Sukoharjo. Sementara itu, tujuh korban lainnya mengalami luka ringan dan mendapatkan penanganan medis. Pengemudi Hiace termasuk di antara korban luka yang selamat dari insiden tersebut.

Data yang terungkap dalam proses investigasi juga menunjukkan kendaraan Hiace sempat melaju dengan kecepatan tinggi sebelum kecelakaan terjadi. Informasi dari pengelola jalan tol menyebut laju kendaraan mencapai sekitar 110 kilometer per jam. Di sisi lain, truk bermuatan gipsum yang berada di depan kendaraan melaju lebih lambat dalam arah perjalanan yang sama. Fakta ini menjadi salah satu bagian penting yang sedang didalami penyidik untuk memastikan rangkaian penyebab kecelakaan.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan faktor utama yang menyebabkan kecelakaan. Pemeriksaan terhadap pengemudi, saksi, kondisi kendaraan, serta data perjalanan menjadi bagian dari proses investigasi yang berjalan. Polisi juga mengingatkan para pengguna jalan tol untuk menjaga kondisi fisik saat berkendara, terutama pada malam hari, serta tidak memaksakan perjalanan ketika mulai merasakan kantuk.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dalam transportasi darat, khususnya pada perjalanan jarak jauh. Selain kepatuhan terhadap batas kecepatan, kesiapan fisik pengemudi menjadi faktor krusial untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.