Siswi Korban Lahar Semeru Trauma

oleh -475 Dilihat
oleh
Siswi Korban Lahar Semeru Trauma
Foto ilustrasi Siswi Korban Lahar Semeru Trauma
banner 468x60

LUMAJANG, Garudasatunews.id – Siswi SDN 3 Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, yang terseret banjir lahar hujan Gunung Semeru belum kembali masuk sekolah, Selasa (24/2/2026). Korban bernama Vita itu masih mengalami trauma pascakejadian.

Peristiwa terjadi pada Senin (23/2/2026) saat Vita dibonceng ayahnya menggunakan sepeda motor dan hendak berangkat sekolah. Keduanya terseret arus lahar di Daerah Aliran Sungai (DAS) Regoyo sejauh lebih dari lima meter ketika mencoba melintas.

Akibat kejadian tersebut, Vita mengalami luka di bagian lutut dan punggung. Seragam serta buku sekolahnya juga basah kuyup sehingga ia batal mengikuti pelajaran hari itu.

Kepala SDN 3 Jugosari Yulianti mengatakan hingga sehari setelah insiden, Vita belum kembali bersekolah. Selain trauma, derasnya arus Sungai Regoyo juga menjadi kekhawatiran.

“Ini anaknya tidak masuk hari ini, mungkin karena sungainya besar dan mungkin karena trauma juga,” ujar Yulianti.

Ia menambahkan, sebagian besar siswa asal Dusun Sumberlangsep juga tidak masuk sekolah karena harus menyeberangi Sungai Regoyo untuk menuju SDN 3 Jugosari. Saat debit air meningkat akibat hujan, para siswa terpaksa diliburkan demi keselamatan.

“Yang masuk hanya sebagian kecil, mungkin karena arusnya juga besar tadi pagi,” katanya.

Diketahui, jembatan limpas yang menjadi satu-satunya akses warga Dusun Sumberlangsep terputus sejak Desember 2025 akibat banjir lahar Semeru. Kondisi tersebut memaksa sedikitnya 37 siswa setiap hari harus menerjang arus sungai untuk bisa bersekolah. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.