FNRP Tembus 10 Event Terbaik Nasional

oleh -41 Dilihat
oleh
FNRP Tembus 10 Event Terbaik Nasional
Penampilan salah satu grup reog dalam FNRP 2026.(
banner 468x60

PONOROGO, Garudasatunews.id – Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) kembali mencatatkan capaian strategis di tingkat nasional. Event budaya unggulan yang menjadi bagian dari rangkaian Grebeg Suro tersebut berhasil menembus daftar 10 event terbaik Indonesia dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN), mengungguli sejumlah agenda budaya besar yang selama ini dikenal sebagai magnet wisata nasional.

Pengakuan itu disampaikan Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah II Kementerian Pariwisata, Dwi Marhen Yono, saat menghadiri penutupan Grebeg Suro di Alun-Alun Ponorogo, Senin (15/6/2026).

Masuknya FNRP ke jajaran 10 event terbaik nasional dinilai menjadi indikator kuat meningkatnya daya saing Reog Ponorogo sebagai aset budaya sekaligus penggerak sektor pariwisata. Capaian tersebut juga memperkuat posisi Ponorogo dalam peta destinasi budaya nasional yang terus berkembang menuju pengakuan lebih luas di tingkat internasional.

“Festival Nasional Reog Ponorogo berhasil masuk dalam 10 event terbaik di Indonesia. Ini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa dan patut dibanggakan oleh masyarakat Ponorogo,” ujar Dwi Marhen.

Menurut dia, keberhasilan tersebut tidak hanya mencerminkan kuatnya daya tarik budaya lokal, tetapi juga menunjukkan efektivitas penyelenggaraan event dalam menarik kunjungan wisatawan dan menggerakkan roda ekonomi daerah.

Kementerian Pariwisata mencatat sektor pariwisata saat ini menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar nasional. Dalam konteks itu, event budaya berskala nasional seperti FNRP dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Berdasarkan informasi yang diterima Kementerian Pariwisata, dampak ekonomi yang dihasilkan Reog Ponorogo menempati posisi kedua di Jawa Timur setelah Jember Fashion Carnaval. Capaian tersebut ditopang keterlibatan ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memperoleh manfaat langsung selama pelaksanaan Grebeg Suro dan FNRP.

“Reog Ponorogo memiliki multiplier effect ekonomi nomor dua setelah Jember Fashion Carnaval karena melibatkan ribuan UMKM dan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menegaskan bahwa prestasi nasional yang diraih FNRP harus menjadi momentum untuk memperkuat upaya pelestarian budaya Reog Ponorogo. Menurutnya, warisan budaya tidak cukup hanya dijaga keberadaannya, tetapi juga harus terus ditransformasikan kepada generasi muda agar tetap relevan dan berkembang.

“Warisan budaya leluhur tidak hanya lestari, tetapi juga harus tumbuh dan dicintai generasi penerus bangsa,” kata Lisdyarita.

Pemerintah Kabupaten Ponorogo menilai penyelenggaraan Grebeg Suro tahun ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi bagi para seniman dan pelaku budaya, tetapi juga terbukti memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Lisdyarita juga menyampaikan apresiasi kepada para peserta Festival Reog Remaja (FRR) dan Festival Nasional Reog Ponorogo yang berhasil meraih penghargaan. Ia berharap semangat berkesenian dan komitmen menjaga identitas budaya daerah terus terpelihara sebagai fondasi pengembangan Reog Ponorogo di masa mendatang.

“Selamat kepada para peserta yang berhasil meraih penghargaan. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati, karena partisipasi yang diberikan merupakan wujud nyata kecintaan terhadap kesenian Reog Ponorogo,” pungkasnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.