
SAMPANG, Garudasatunews.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Banjar Billah, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, resmi dihentikan secara permanen.
Dapur MBG yang dikelola Yayasan Sahabat Sampai Surga tersebut menjadi satu-satunya SPPG di Sampang yang ditutup total. Keputusan tegas ini diambil setelah Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Sampang menemukan serangkaian pelanggaran berat saat menggelar inspeksi mendadak (sidak).
Sekretaris Satgas MBG Sampang, Sudarmanto, menjelaskan bahwa tindakan terhadap SPPG Banjar Billah berbeda dengan enam dapur MBG lainnya yang saat ini hanya berstatus dibekukan sementara (suspend).
“Dapur di Desa Banjar Billah memang tidak bisa beroperasi kembali. Sementara untuk enam lokasi lainnya statusnya hanya pembekuan sementara dan masih bisa diperbaiki sesuai regulasi Badan Gizi Nasional (BGN),” ujar Sudarmanto, Kamis (8/10/2026).
Berdasarkan hasil sidak, tim menemukan pelanggaran serius terkait standar operasional prosedur (SOP) keamanan pangan, higienitas, sanitasi, hingga legalitas administrasi. Beberapa temuan utama meliputi :
1. Pencemaran Area Cuci: Adanya kebocoran air pendingin ruangan (AC) yang menetes langsung ke area pencucian wadah makanan.
2. Bahan Makanan Tidak Layak: Ditemukannya stok bahan makanan busuk yang masih tersimpan di area dapur.
3. Tata Letak Berisiko: Lokasi dapur berada dalam satu area dengan fasilitas pencucian kendaraan (car wash).
4. Minim Kelengkapan Fasilitas & Izin: Belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sesuai standar BGN, serta belum melengkapi dokumen perizinan sanitasi dan penyedia layanan.
Di sisi lain, pengelola enam dapur MBG yang berstatus suspend masih diberikan kesempatan untuk berbenah, khususnya dalam menyempurnakan SOP sanitasi dan melengkapi berkas perizinan.
“Langkah suspend ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga kualitas, higienitas, dan akuntabilitas program MBG di Sampang. Penghentian sementara bukan berarti penutupan permanen, pengelola masih bisa melakukan perbaikan,” pungkasnya. (Red-Garudasatunews)















