Progres Ponpes Al-Khoziny Capai 50 Persen

oleh -34 Dilihat
oleh
Progres Ponpes Al-Khoziny Capai 50 Persen
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau progres pembangunan kembali Lembaga Pesantren Al-Khoziny Buduran, Rabu (24/6/2026).
banner 468x60

SIDOARJO, Garudasatunews.id – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung progres pembangunan kembali Lembaga Pesantren Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (24/6/2026). Pemerintah memastikan proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai sekitar Rp122 miliar tersebut terus berjalan dan telah mencapai lebih dari 50 persen.

Kunjungan tersebut dihadiri jajaran Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ATR/BPN, Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, unsur Forkopimda, serta pengurus dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Khoziny.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sidoarjo H. Subandi menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan kembali pondok pesantren tersebut. Menurutnya, proyek tersebut menjadi langkah penting untuk menyediakan sarana pendidikan yang lebih aman dan layak bagi para santri.

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sangat mendukung pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny. Kami berharap pembangunan ini segera selesai sehingga dapat dimanfaatkan kembali oleh para santri,” kata Subandi.

Ia menegaskan Pemkab Sidoarjo akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai standar teknis dan target yang telah ditetapkan.

Sementara itu, AHY menegaskan pembangunan kembali kompleks pesantren menjadi prioritas untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan para santri. Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, progres pekerjaan konstruksi telah melampaui 50 persen dan ditargetkan rampung dalam beberapa bulan mendatang.

“Saat ini progresnya sudah lebih dari 50 persen. Kami berharap proyek pembangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny Kabupaten Sidoarjo dapat dituntaskan sesuai target dan memberikan manfaat bagi para santri serta masyarakat sekitar,” ujar AHY.

Menurut AHY, pembangunan mencakup tiga fasilitas utama yang terintegrasi. Fasilitas pertama berupa asrama santri yang diproyeksikan mampu menampung sekitar 830 hingga 850 penghuni, mulai dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), hingga sebagian tenaga pengajar.

Selain itu, pemerintah juga membangun masjid empat lantai dengan kapasitas sekitar 1.200 jamaah. Fasilitas lainnya berupa gedung pendidikan yang terdiri dari sejumlah ruang kelas dengan kapasitas rata-rata 30 santri per kelas.

AHY menekankan bahwa proyek tersebut berada di bawah pengawasan ketat Kementerian Pekerjaan Umum, kontraktor pelaksana, dan tim konsultan pengawas. Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan memenuhi standar konstruksi dan keselamatan bangunan.

“Saya meminta seluruh proses pembangunan diselesaikan dengan sebaik mungkin. Tidak boleh ada pekerjaan yang dilakukan secara sembarangan dan seluruh tahapan harus memenuhi standar keselamatan yang berlaku,” tegasnya.

Pembangunan kembali Lembaga Pesantren Al-Khoziny menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat infrastruktur pendidikan keagamaan. Selain mengejar target penyelesaian proyek, pemerintah juga menekankan pentingnya kualitas bangunan agar fasilitas yang dibangun dapat digunakan secara aman dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.