Polisi Gagalkan Peredaran 3,2 Kg Sabu di Malang

oleh -21 Dilihat
oleh
Polisi Gagalkan Peredaran 3,2 Kg Sabu di Malang
Polisi Gagalkan Peredaran 3,2 Kg Sabu di Malang
banner 468x60

tulis ulang artikel berita berikut ini menjadi straight news tajam investigatif maksimal 750 kata untuk portal berita media digital/online, sudah sesuai dengan ketentuan
– Undang-Undang No.40 Tahun 1999 Tentang Pers,
– Undang-Undang No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP),
– UU Perlindungan Anak. Aturan ini juga secara rinci tertuang dalam Pedoman Pemberitaan Ramah Anak Dewan Pers. Tujuannya untuk menjaga masa depan dan hak anak.
sehingga sama sekali tidak bertentangan/melanggar kebijakan apapun,
jangan hapus nama kota pada awal paragraf pertama berita menggunakan format huruf kapital tebal dan miring, tambahkan tanda baca koma setelah nama kota, setelah nama kota tambahkan kata Garudasatunews.id – menggunakan format huruf tebal dan miring, pada akhir paragraf berita paling terakhir tambahkan tulisan (Red-Garudasatunews) dengan format huruf tebal dan miring, buatkan judul berita straight news singkat tajam sesuai topik pemberitaan maksimal 10 kata:

Zulhas Kaget Bondowoso Punya Marmer Berkualitas, BUMDes Koncer Kidul Pasarkan Kerajinan hingga Bali

BONDOWOSO, Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), dibuat terkejut saat menerima cinderamata berupa kerajinan batu marmer dalam kunjungan kerjanya di Balai Desa Koncer Kidul, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (18/7/2026).

Cinderamata tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Desa Koncer Kidul, Hendra Widodo. Menurut Hendra, Zulhas mengaku baru mengetahui bahwa Bondowoso memiliki potensi batu marmer.

“Begitu saya menyerahkan cinderamata berupa kerajinan batu marmer yang ada di Desa Koncer Kidul, beliau langsung kaget dan bertanya, ‘Iya kah di Bondowoso ada marmer?’,” kata Hendra, Minggu (19/7/2026).

Hendra kemudian menjelaskan bahwa kerajinan tersebut merupakan produk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Koncer Kidul. Ia menyampaikan bahwa BUMDes memproduksi berbagai kerajinan berbahan batu marmer, mulai dari asbak, meja hingga wastafel.

“Saya sampaikan kepada beliau bahwa ini adalah hasil kerajinan BUMDes Desa Koncer Kidul. Produknya ada asbak, meja, wastafel, dan lainnya. Setelah itu beliau mengatakan, ‘Oh bagus, bagus’,” ujarnya.

Kerajinan marmer yang diproduksi BUMDes Koncer Kidul memanfaatkan bahan baku batu marmer yang diambil dari kawasan perbukitan di Kecamatan Klabang. Batu tersebut kemudian diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi.

Tak hanya dipasarkan di Bondowoso, produk kerajinan marmer BUMDes Koncer Kidul telah menembus pasar di berbagai daerah di Pulau Jawa hingga Bali. Bahkan, pihak desa mengklaim kualitas batu marmer yang digunakan merupakan salah satu yang terbaik di Jawa Timur.

Potensi tersebut diharapkan semakin dikenal luas setelah diperkenalkan kepada Menko Pangan Zulkifli Hasan. Pemerintah desa optimistis perhatian dari pemerintah pusat dapat membuka peluang pengembangan usaha kerajinan marmer sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui BUMDes.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.