Persiapan Muktamar NU Masuki Tahap Akhir

oleh -20 Dilihat
oleh
Persiapan Muktamar NU Masuki Tahap Akhir
Persiapan Muktamar NU Masuki Tahap Akhir
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Panitia Pusat Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) meninjau langsung kesiapan infrastruktur di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Kabupaten Jombang, Sabtu (18/7/2026), guna memastikan seluruh fasilitas pendukung pelaksanaan Muktamar ke-35 NU pada 27–31 Agustus 2026 telah sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan.

Fokus peninjauan diarahkan pada penyelesaian pengurukan lahan parkir seluas sekitar tiga hektare yang berada di kawasan persawahan pesantren. Lahan tersebut diproyeksikan menampung kendaraan peserta, peninjau, dan tamu undangan yang diperkirakan datang dari berbagai daerah di Indonesia selama pelaksanaan forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut.

Ketua Steering Committee (SC) Muktamar ke-35 NU sekaligus Katib Aam PBNU, KH Ahmad Said Asrori, memimpin langsung rombongan panitia pusat dalam verifikasi lapangan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari evaluasi kesiapan tuan rumah terhadap aspek infrastruktur, fasilitas pelayanan, hingga dukungan teknis sebelum muktamar digelar.

Sebelum melakukan inspeksi lapangan, rombongan terlebih dahulu berziarah ke makam salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama, KH Abdul Wahab Chasbullah, di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Menurut KH Ahmad Said Asrori, rangkaian ziarah tersebut memiliki makna historis sekaligus menjadi pengingat bahwa penyelenggaraan muktamar tidak hanya merupakan agenda organisasi, tetapi juga bagian dari upaya melanjutkan perjuangan para pendiri NU.

“Kami dari panitia pusat hari ini berkunjung ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jombang yang insyaallah akan menjadi lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU pada 27 sampai 31 Agustus mendatang,” ujarnya.

Usai ziarah, rombongan melakukan pertemuan dengan Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum KH Hasib Wahab dan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum KH Abdurrozaq Sholeh guna membahas perkembangan persiapan penyelenggaraan muktamar.

Berdasarkan hasil peninjauan, panitia pusat menilai kesiapan lokasi menunjukkan perkembangan yang signifikan. Sejumlah infrastruktur utama telah tersedia, sementara pekerjaan yang masih berlangsung difokuskan pada penyelesaian pengurukan lahan parkir serta area bazar di sisi timur kompleks pesantren.

KH Ahmad Said Asrori menyampaikan optimisme bahwa pelaksanaan Muktamar ke-35 NU dapat berlangsung sesuai rencana dengan dukungan seluruh unsur organisasi maupun masyarakat.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan pengurus PCNU Jombang, MWCNU, ranting NU, keluarga besar pesantren, serta berbagai elemen lainnya yang dinilai aktif bergotong royong menyukseskan agenda nasional tersebut.

Selain meninjau kesiapan fisik, panitia pusat juga terus mematangkan substansi pembahasan muktamar. Menurut KH Ahmad Said Asrori, berbagai usulan dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), hingga para pengasuh pesantren telah dihimpun sebagai bahan sidang muktamar.

Sebagian materi tersebut sebelumnya telah dibahas dalam Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kabupaten Kediri. Sementara materi yang belum tuntas akan dibahas lebih lanjut dalam forum Muktamar ke-35 NU.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh, memastikan seluruh struktur panitia lokal telah terbentuk dan mulai menjalankan tugas masing-masing.

Menurutnya, panitia lokal melibatkan unsur guru, santri senior, alumni, keluarga besar pesantren, serta pengurus NU Kabupaten Jombang untuk mendukung seluruh kebutuhan operasional penyelenggaraan muktamar.

Ia menjelaskan bahwa secara umum pembangunan sarana pendukung telah rampung. Saat ini panitia hanya menyelesaikan pekerjaan teknis akhir berupa pengurukan lahan parkir dan kawasan bazar sesuai hasil survei yang sebelumnya dilakukan tim PBNU.

KH Abdurrozaq Sholeh juga menyatakan fasilitas dasar bagi peserta, termasuk sarana mandi, cuci, kakus (MCK), lokasi sidang, area pembukaan, serta titik-titik kegiatan utama telah melalui proses pengecekan lapangan oleh tim PBNU.

Hingga peninjauan berlangsung, tidak terdapat informasi resmi mengenai kendala yang berpotensi menghambat pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Panitia pusat maupun panitia lokal menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap penyelesaian pekerjaan teknis hingga seluruh tahapan persiapan dinyatakan selesai menjelang pembukaan muktamar.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.