PGRI Bojonegoro Luncurkan PGRI POWER, Guru Didorong Kuasai Koding dan AI

oleh -20 Dilihat
oleh
PGRI Bojonegoro Luncurkan PGRI POWER, Guru Didorong Kuasai Koding dan AI
PGRI Bojonegoro Luncurkan PGRI POWER, Guru Didorong Kuasai Koding dan AI
banner 468x60

BOJONEGORO, Garudasatunews.id – PGRI Kabupaten Bojonegoro meluncurkan program PGRI POWER sebagai langkah mendorong peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi digital, khususnya penguasaan coding dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong guru agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan memahami dan memanfaatkan teknologi secara produktif dalam proses pendidikan.

Penguasaan coding dan AI dinilai semakin penting seiring perubahan ekosistem pembelajaran di era digital. Perkembangan teknologi menuntut tenaga pendidik memiliki kompetensi baru agar mampu menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman.

Melalui PGRI POWER, peningkatan kapasitas guru diarahkan pada penguatan kemampuan teknologi, termasuk pemahaman terhadap coding serta pemanfaatan AI. Langkah ini sekaligus menjadi respons terhadap semakin luasnya penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan.

Dari sisi pendidikan, kemampuan guru dalam menguasai teknologi menjadi faktor penting agar transformasi digital tidak berhenti pada penggunaan perangkat dan aplikasi. Guru dituntut mampu memahami manfaat teknologi sekaligus menggunakannya secara tepat untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

PGRI Bojonegoro juga menempatkan peningkatan kompetensi digital sebagai bagian dari tantangan profesi guru ke depan. Penguasaan teknologi diharapkan dapat memperkuat kemampuan pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan digital.

Namun, penerapan teknologi dan AI di lingkungan pendidikan juga membutuhkan perhatian terhadap aspek etika, keamanan data, serta penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Kompetensi digital guru tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai batas dan risiko pemanfaatan teknologi.

Karena itu, keberadaan PGRI POWER menjadi penting untuk memastikan guru memiliki kesiapan menghadapi perubahan teknologi sekaligus tetap menempatkan kepentingan peserta didik sebagai prioritas utama.

Peluncuran program tersebut menegaskan bahwa peningkatan kapasitas guru menjadi salah satu kunci menghadapi transformasi pendidikan di era digital. Penguasaan coding dan AI diharapkan dapat menjadi bekal bagi guru untuk beradaptasi sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.