PASURUAN, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menggelar program mudik gratis dengan memberangkatkan tujuh bus bagi ratusan warga, sebagai respons atas tingginya biaya transportasi menjelang Lebaran 2026.
Program tahunan ini diklaim untuk meringankan beban masyarakat, namun juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengantisipasi lonjakan pemudik yang kerap memicu kepadatan dan risiko perjalanan.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo secara langsung melepas keberangkatan rombongan bus dari titik kumpul yang telah ditentukan. Ia memastikan seluruh armada telah melalui uji kelaikan jalan guna menjamin keselamatan penumpang.
“Tahun ini kita memberangkatkan tujuh bus, juga bantuan dari Polres Pasuruan, dengan tujuan ke arah timur hingga Banyuwangi dan ke barat sampai Solo,” ujarnya.
Pembagian rute dilakukan ke dua arah utama, yakni wilayah timur dan barat, menyesuaikan dengan sebaran tujuan para pemudik. Pemerintah juga menyiapkan pengawalan ketat selama perjalanan untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan.
Dinas Perhubungan bersama aparat kepolisian dilibatkan dalam pengamanan dan pendampingan rombongan hingga ke kota tujuan. Skema ini diterapkan untuk memastikan perjalanan berlangsung tertib dan aman di tengah meningkatnya arus mudik.
“Pengawalan dilakukan oleh Dishub dan kepolisian agar perjalanan tetap aman,” tambah Rusdi.
Program mudik gratis ini juga menjadi alternatif bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan tiket transportasi umum akibat lonjakan harga dan keterbatasan kuota menjelang hari raya.
Di sisi lain, pemerintah daerah menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang menjadi prioritas, termasuk memastikan fasilitas dalam bus memadai serta kondisi fisik pemudik tetap terjaga selama perjalanan.
Bupati juga mengingatkan para peserta untuk menjaga ketertiban dan kesehatan selama perjalanan, serta berharap seluruh pemudik dapat tiba dengan selamat di kampung halaman.
“Selamat kembali ke kampung halaman, semoga selamat sampai tujuan dan kembali lagi ke Pasuruan,” pungkasnya.
(Red-Garudasatunews)














