HMI Nasional Digelar di Kediri, Wali Kota Dorong Kader Jadi Mitra Pembangunan

oleh -46 Dilihat
oleh
HMI Nasional Digelar di Kediri, Wali Kota Dorong Kader Jadi Mitra Pembangunan
HMI Nasional Digelar di Kediri, Wali Kota Dorong Kader Jadi Mitra Pembangunan
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Pemerintah Kota Kediri menegaskan komitmennya membuka ruang dialog intelektual dan penguatan peran generasi muda dalam pembangunan daerah maupun nasional. Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat membuka Opening Ceremony Training Raya Intermediate Training (LK II) dan Senior Course (SC) Tingkat Nasional HMI Cabang Kediri Tahun 2026 di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan perkaderan tingkat nasional tersebut menghadirkan kader dan tokoh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran peserta lintas wilayah dinilai memperkuat posisi Kota Kediri sebagai ruang bertemunya gagasan, diskusi intelektual, serta pertukaran pandangan terkait isu-isu strategis kebangsaan.

Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali mengapresiasi HMI Cabang Kediri yang dipercaya menjadi penyelenggara kegiatan nasional tersebut. Menurutnya, kepercayaan tersebut menunjukkan bahwa Kota Kediri tidak hanya berperan sebagai tuan rumah kegiatan, tetapi juga menjadi wadah dialog dan pergerakan kader bangsa.

“Banyak tokoh yang hadir di Kota Kediri. Ini menunjukkan bahwa Kediri bukan hanya menjadi tuan rumah kegiatan, tetapi juga ruang dialog intelektual dan pergerakan kader bangsa,” ujar Vinanda.

Pada forum tersebut, perhatian peserta dan penyelenggara diarahkan pada tema besar yang dinilai relevan dengan tantangan nasional maupun global, yakni “Kristalisasi Nalar Intelektual Kader HMI dalam Menghadapi Krisis Energi, Ekologi dan Pangan Nasional sebagai Wujud Akselerasi Menuju Masyarakat Berdaulat, Adil dan Makmur”.

Dari sudut pandang pembangunan, tema tersebut menyoroti tiga persoalan yang saat ini menjadi perhatian banyak negara, yakni ketahanan energi, kelestarian lingkungan, dan ketahanan pangan. Pemerintah Kota Kediri menilai isu-isu tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa dan organisasi kepemudaan.

Vinanda menegaskan, krisis energi menuntut lahirnya inovasi dan efisiensi pemanfaatan sumber daya, sementara tantangan ekologi mengharuskan pembangunan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. Di sisi lain, ketahanan pangan menjadi isu mendasar yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, HMI memiliki posisi strategis dalam menghadirkan gerakan yang berlandaskan keilmuan, moderasi, dan intelektualitas. Karena itu, kader HMI diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui advokasi kebijakan, gerakan sosial, peningkatan literasi lingkungan, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Selain menyoroti isu nasional, Wali Kota juga mengaitkan peran generasi muda dengan arah pembangunan Kota Kediri. Ia menjelaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menekankan keseimbangan antara aspek lingkungan, keadilan sosial, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dalam upaya mewujudkan visi Kota Kediri MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Niatan Sejahtera), Pemkot Kediri membuka peluang kolaborasi dengan organisasi mahasiswa dan kepemudaan sebagai bagian dari penguatan tata kelola pembangunan daerah.

“Mewujudkan Kota Kediri yang MAPAN tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan peran pemuda dan mahasiswa sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis dalam perencanaan, pengawasan, dan penguatan pembangunan daerah,” kata Vinanda.

Dari sisi pelaksanaan, Training Raya HMI Cabang Kediri Tahun 2026 diawali dengan tahapan screening pada 27 hingga 31 Juli 2026. Selanjutnya, forum pelatihan utama berlangsung pada 1 hingga 6 Agustus 2026. Berdasarkan data panitia, sebanyak 33 peserta mengikuti Intermediate Training (LK II), sedangkan 8 peserta mengikuti Senior Course (SC).

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus, perwakilan Kodim dan Polresta Kediri, Koordinator Presidium MD KAHMI Kota Kediri Imam Wihdan, Ketua Umum Badko HMI Jawa Timur Yusfan, Ketua Umum HMI Cabang Kediri Chanifan, Ketua KNPI Kota Kediri Munjidul Ibad, Asisten Pemerintahan dan Kesra Syamsul Bahri, serta sejumlah perwakilan organisasi mahasiswa dan kepemudaan se-Kota Kediri.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu forum penguatan kapasitas kader yang diharapkan mampu melahirkan gagasan dan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan bangsa di tengah perubahan global yang terus berkembang.

(Red-Garudasatunews) 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.