BNI Pasang 90 Agen46 untuk Dukung Penyaluran Bansos di Lamongan

oleh -31 Dilihat
oleh
BNI Pasang 90 Agen46 untuk Dukung Penyaluran Bansos di Lamongan
Mensos Saifullah Yusuf, saat meninjau operasional KDMP Sidorejo Kecamatan Deket, Lamongan, sekaligus mensosialisasikan rencana penyaluran Bansos di KDMP, Kamis (15/10/2026).
banner 468x60

LAMONGAN, Garudasatunews.id – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) telah memasang jaringan layanan Agen46 di 90 titik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang beroperasi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Langkah ini dilakukan untuk mendukung rencana penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui koperasi desa sebagai upaya mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat penerima manfaat.

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menyatakan, penyaluran bansos melalui KDMP akan dilaksanakan secara bertahap dengan memprioritaskan koperasi yang telah beroperasi dan siap melayani transaksi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat peninjauan operasional KDMP Sidorejo, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, pada Kamis (15/10/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, serta jajaran pimpinan BNI.

Penyaluran Bansos Dimulai dari Koperasi yang Siap

Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menjelaskan bahwa skema tersebut masih dalam tahap uji coba di sejumlah lokasi. Pemerintah akan memperluas pelaksanaannya secara bertahap setelah koperasi dinilai siap menjalankan fungsi pelayanan.

Menurutnya, penyaluran melalui KDMP diharapkan memudahkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam mencairkan bantuan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang bank.

Penerapan skema ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses layanan bantuan sosial hingga tingkat desa. Namun, pelaksanaannya tetap membutuhkan kesiapan operasional koperasi dan koordinasi antarlembaga agar pelayanan kepada masyarakat berjalan tertib.

BNI Integrasikan Layanan Perbankan di KDMP

Direktur Kelembagaan BNI, Eko Setyo Nugroho, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung operasional KDMP melalui penyediaan ekosistem perbankan terintegrasi, termasuk jaringan Agen46.

Dengan fasilitas tersebut, masyarakat nantinya dapat melakukan pencairan bansos melalui KDMP yang telah dilengkapi layanan Agen46, sehingga tidak perlu selalu mendatangi kantor cabang BNI.

BNI menyebutkan, 90 titik KDMP yang telah aktif di Kabupaten Lamongan sudah dipasangi perangkat layanan tersebut. Jaringan akan diperluas seiring bertambahnya koperasi yang beroperasi di wilayah lain.

Selain layanan pencairan bantuan, BNI juga menyediakan fasilitas transaksi digital berupa kode Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan mesin Electronic Data Capture (EDC).

Fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung transaksi nontunai di lingkungan koperasi, termasuk kegiatan belanja masyarakat, agar lebih praktis dan mudah dijangkau.

Kesiapan Layanan dan Ketepatan Sasaran Jadi Perhatian

Penerapan layanan perbankan di KDMP diharapkan dapat meningkatkan kemudahan akses masyarakat terhadap bantuan sosial sekaligus memperkuat pemanfaatan transaksi digital di tingkat desa.

Meski demikian, keberhasilan skema tersebut juga bergantung pada kesiapan koperasi, keandalan perangkat transaksi, serta kejelasan mekanisme pelayanan bagi penerima bantuan.

Ketepatan data penerima, transparansi prosedur pencairan, dan pengawasan pelaksanaan menjadi aspek penting agar penyaluran bansos berlangsung sesuai ketentuan dan tidak menyulitkan masyarakat yang berhak menerima bantuan.

Pemerintah menyatakan penyaluran melalui KDMP akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari koperasi yang telah siap beroperasi. Dengan demikian, perluasan program akan mengikuti kesiapan layanan di masing-masing wilayah.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.