103 Tenaga Konstruksi Jatim Ikuti Sertifikasi Profesional

oleh -42 Dilihat
oleh
103 Tenaga Konstruksi Jatim Ikuti Sertifikasi Profesionaaal
103 Tenaga Konstruksi Jatim Ikuti Sertifikasi Profesionaaal
banner 468x60

GRESIK, Garudasatunews.id – Sebanyak 103 tenaga konstruksi dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Akademi Jago Bangunan yang diselenggarakan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Gresik, bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) IV Surabaya. Kegiatan berlangsung pada 17–18 Juni 2026 di Kantor BJKW IV Surabaya sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor konstruksi.

Peserta berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur, di antaranya Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Bojonegoro, Lamongan, Tuban, Ponorogo, Mojokerto, Pasuruan, Madiun, Magetan, Ngawi, Pacitan, hingga wilayah Madura.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai metode kerja konstruksi yang efektif dan efisien, penggunaan material bangunan seperti semen, beton, dan mortar, serta pengenalan inovasi produk turunan semen hijau SIG berupa bata interlock presisi. Materi juga mencakup penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk mendukung standar keselamatan dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

Sebagai bagian dari proses sertifikasi kompetensi, peserta menjalani wawancara serta uji praktik lapangan berupa pembuatan bangku taman. Tahapan tersebut dilakukan untuk mengukur kemampuan peserta dari aspek pengetahuan maupun keterampilan teknis sesuai standar kompetensi yang berlaku.

General Manager of Marketing Planning and Development PT Semen Gresik, Achmad Al Mahmudi, mengatakan program Akademi Jago Bangunan merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas tenaga konstruksi sekaligus memperkuat kolaborasi dengan para mitra di sektor pembangunan.

Menurutnya, tenaga konstruksi memegang peran penting dalam menentukan kualitas hasil pembangunan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dinilai menjadi kebutuhan agar para pekerja mampu mengikuti perkembangan teknologi dan tuntutan industri konstruksi yang terus berkembang.

Ia menambahkan, tenaga konstruksi juga memiliki posisi strategis karena kerap menjadi rujukan masyarakat dalam memilih material bangunan yang sesuai dengan kebutuhan. Atas dasar itu, perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengembangan kompetensi yang memberikan manfaat bagi pekerja konstruksi maupun masyarakat secara luas.

Salah seorang peserta, Yusuf Arief (53), asal Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, mengaku memperoleh tambahan pengetahuan dan pengalaman selama mengikuti pelatihan. Menurutnya, sertifikasi kompetensi menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap tenaga konstruksi profesional.

“Program seperti ini sangat bermanfaat karena menambah wawasan mengenai perkembangan dunia konstruksi sekaligus memperluas jaringan dengan sesama tenaga konstruksi. Kami juga mengapresiasi kesempatan yang diberikan SIG dan PT Semen Gresik melalui kegiatan ini,” ujar Yusuf.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.