Urai Antrean dan Bantu Nelayan, Pemkab Sampang Dorong Pendirian SPBU di Pulau Mandangin.

oleh -24 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20260924-WA0015

​SAMPANG, Garudasatunews.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang bergerak cepat mengatasi persoalan distribusi dan antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayahnya. Salah satu langkah strategis yang kini tengah diupayakan adalah mendirikan SPBU Kompak di Pulau Mandangin untuk mendekatkan akses energi bagi masyarakat kepulauan.

​Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setkab Sampang, Rabu (23/9/2026). Forum ini menjadi wadah inventarisasi berbagai hambatan pelayanan BBM bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), sekaligus merumuskan solusi atas kendala pasokan ke Pulau Mandangin.

​Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sampang, Kustantinah, menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci agar penyaluran BBM bersubsidi berjalan optimal, tepat sasaran, dan bebas dari antrean berkepanjangan.
​”Rapat ini merupakan bentuk sinergi Pemkab Sampang bersama seluruh stakeholder. Kami ingin memastikan masyarakat dapat mengakses BBM bersubsidi dengan mudah dan terjangkau dari segi jarak, serta mengurai penumpukan antrean di SPBU,” ujar Kustantinah.

​Dalam pertemuan tersebut, PT Pertamina Patra Niaga merekomendasikan pendirian SPBU Kompak di Pulau Mandangin. Menindaklanjuti usulan itu, Pemkab Sampang akan segera berkoordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

​Hadirnya SPBU Kompak diproyeksikan menjadi angin segar bagi warga Mandangin, khususnya sektor nelayan, petani, dan pemilik kendaraan bermotor di kawasan kepulauan. Selama ini, warga setempat harus menyeberang untuk membeli BBM di SPBU kawasan Kota Sampang.
​”SPBU Kompak ini nantinya disiapkan untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat Mandangin. Dengan begitu, warga tidak perlu lagi jauh-jauh membeli BBM ke kota,” tambah Kustantinah.

​Kustantinah memastikan seluruh hasil kesepakatan rapat akan segera ditindaklanjuti oleh Bagian Perekonomian dan SDA. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan agar distribusi BBM bersubsidi tetap berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

​Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh jajaran Sekretariat Daerah, Polres Sampang, Himpunan Wiraswasta Murni Minyak dan Gas (Hiswana Migas), PT Pertamina Patra Niaga, perwakilan dari 12 SPBU se-Kabupaten Sampang, serta perwakilan Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sampang. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.