Unusa Satukan Pemuda Delapan Negara Bahas Kemiskinan

oleh -23 Dilihat
oleh
Unusa Satukan Pemuda Delapan Negara Bahas Kemiskinan
Unusa Satukan Pemuda Delapan Negara Bahas Kemiskinan
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mempertemukan perwakilan pemuda dari delapan negara dalam program BRAVE! VIBES 2026 guna merancang solusi atas persoalan kemiskinan dan pendidikan. Kegiatan yang diinisiasi Global Engagement of Nahdlatul Ulama University of Surabaya (GENUS) tersebut berlangsung selama empat hari dengan mengusung semangat kolaborasi internasional untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Memasuki penyelenggaraan tahun keenam, BRAVE! VIBES 2026 diikuti 13 peserta dari dalam dan luar negeri. Para peserta berasal dari Thailand, Filipina, Kenya, Nigeria, Arab Saudi, Timor Leste, Madagaskar, dan Indonesia. Mereka dipertemukan dalam forum lintas budaya untuk bertukar gagasan sekaligus menyusun solusi terhadap berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi banyak negara.

Rektor Unusa, Prof. Tri Yogi Yuwono, menegaskan bahwa forum internasional tersebut tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga wadah praktik kepemimpinan bagi generasi muda. Menurutnya, peserta didorong membangun jejaring antarnegara serta mengasah kemampuan memimpin melalui pengalaman langsung di lapangan.

“Melalui BRAVE! VIBES 2026, kami menghadirkan pengalaman belajar yang melampaui ruang kelas. Peserta belajar langsung bagaimana kolaborasi berbagai budaya melahirkan solusi berdampak bagi masyarakat,” ujar Tri.

Ia menjelaskan, tantangan global seperti kemiskinan, akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga pertumbuhan ekonomi memiliki keterkaitan yang tidak dapat diselesaikan secara parsial. Karena itu, diperlukan pendekatan yang terintegrasi dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk generasi muda sebagai calon agen perubahan.

Dari sudut pandang pengembangan sumber daya manusia, kegiatan ini menjadi upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan pemuda melalui kolaborasi lintas negara. Sementara dari perspektif pendidikan tinggi, program tersebut memperlihatkan peran perguruan tinggi dalam memperluas kerja sama internasional sekaligus mendorong lahirnya inovasi sosial yang dapat diterapkan di tengah masyarakat.

Selain menjadi ruang pertukaran pengetahuan, BRAVE! VIBES 2026 juga diharapkan mampu memperkuat jejaring global antarpeserta sehingga berbagai gagasan yang dihasilkan tidak berhenti pada forum diskusi, melainkan dapat dikembangkan menjadi program nyata sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing negara.

Prof. Tri turut mengajak seluruh peserta memanfaatkan momentum tersebut untuk terus belajar dan membangun kolaborasi tanpa harus menunggu memiliki jabatan atau posisi tertentu.

“Jangan menunggu punya jabatan untuk memimpin. Jadikan empat hari di Unusa sebagai ruang belajar dan berkolaborasi demi melahirkan perubahan nyata bagi sekeliling kita,” pungkasnya.

Program BRAVE! VIBES 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen Unusa dalam memperkuat kolaborasi internasional di bidang pendidikan serta mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam merumuskan solusi terhadap persoalan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan semangat pencapaian target SDGs.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.