Truk Hantam Xpander Pecah Ban di Tol Sumo

oleh -24 Dilihat
oleh
Truk Hantam Xpander Pecah Ban di Tol Sumo
Kondisi truk boks bernomor polisi L 8503 UCA usai menabrak mobil Mitsubishi Xpander bernomor polisi B 2315 BZF di KM 720+800 Jalur A Ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo). [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di KM 720+800 Jalur A Ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden yang dipicu pecah ban sebuah kendaraan keluarga itu sempat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas karena posisi kendaraan melintang di badan jalan tol.

Berdasarkan keterangan petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim III Warugunung, kecelakaan bermula saat mobil Mitsubishi Xpander bernomor polisi B 2315 BZF melaju dari arah Jakarta menuju Madura melalui lajur cepat. Kendaraan yang dikemudikan Agus Rudik Santoso (38) dengan seorang penumpang, Anam (25), warga Pamekasan, tiba-tiba mengalami pecah ban kiri depan saat melintas di lokasi kejadian.

Akibat pecah ban tersebut, kendaraan kehilangan kendali dan oleng ke arah kanan. Dalam kondisi tidak stabil, Xpander menabrak kendaraan yang berada di depannya yang saat itu masih bergerak searah menuju Surabaya. Setelah benturan pertama terjadi, kendaraan berhenti di lajur cepat dan menciptakan situasi berbahaya bagi pengguna jalan lain yang melintas di belakangnya.

Beberapa saat kemudian, sebuah truk boks bernomor polisi L 8503 UCA yang dikemudikan Saifudin (47), warga Tasikmalaya, Jawa Barat, datang dari arah yang sama. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak memiliki cukup ruang untuk menghindar sehingga menabrak Xpander yang berhenti di jalur cepat.

Benturan keras tersebut membuat Xpander terdorong hingga menghantam guardrail beton pembatas jalan dan berputar sebelum akhirnya berhenti menghadap ke arah timur. Truk boks diketahui membawa seorang penumpang bernama Gozali (57).

Kanit PJR Jatim III Warugunung Ditlantas Polda Jatim AKP Sudirman mengungkapkan, hasil pemeriksaan awal mengarah pada faktor pecah ban sebagai penyebab utama kecelakaan. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah dan arus lalu lintas relatif lancar sebelum insiden berlangsung.

“Diduga kecelakaan terjadi akibat pecah ban kiri depan pada kendaraan Xpander sehingga pengemudi kehilangan kendali. Saat kejadian kondisi cuaca cerah dan arus lalu lintas terpantau lancar,” ujar AKP Sudirman.

Meski melibatkan tiga kendaraan dan terjadi di jalur cepat, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh pengemudi dan penumpang yang terlibat berhasil selamat.

Petugas PJR bersama Jasa Marga yang menerima laporan segera melakukan pengamanan lokasi, pengaturan arus lalu lintas, serta proses evakuasi kendaraan guna mencegah kemacetan yang lebih panjang. Kepadatan sempat terjadi karena posisi kendaraan yang terlibat kecelakaan menutup sebagian jalur lalu lintas.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan terhadap nilai kerugian material akibat kecelakaan tersebut. Kepolisian kembali mengingatkan para pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi kendaraan, khususnya ban, dalam keadaan layak pakai sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.

“Kami mengimbau pengendara agar selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, memeriksa kondisi kendaraan sebelum perjalanan, termasuk memeriksa kondisi ban serta tetap berkonsentrasi saat berkendara di jalan tol guna menghindari kecelakaan lalu lintas,” tegas AKP Sudirman.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.