Telkom Tanam 20 Ribu Mangrove di Jepara dan NTT

oleh -76 Dilihat
oleh
Telkom Tanam 20 Ribu Mangrove di Jepara dan NTT
Telkom Tanam 20 Ribu Mangrove di Jepara dan NTT
banner 468x60

JAKARTA, Garudasatunews.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali mempertegas komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui penanaman 20.000 bibit mangrove di dua kawasan pesisir yang dinilai memiliki nilai ekologis penting, yakni Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah dan Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Program konservasi tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Konservasi Mangrove Internasional pada 26 Juli dan Hari Konservasi Alam Internasional pada 28 Juli 2026. Langkah ini sekaligus menegaskan upaya berkelanjutan TelkomGroup dalam mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir yang menghadapi berbagai tantangan lingkungan, termasuk abrasi dan dampak perubahan iklim.

Sebanyak 20.000 bibit mangrove ditanam secara bertahap, masing-masing 10.000 bibit di Jepara dan 10.000 bibit di Manggarai Barat. Kegiatan melibatkan relawan dari holding company Telkom, Telkom Regional III, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia), PT Telkom Akses, masyarakat setempat, pemerintah daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan.

Penanaman mangrove tersebut merupakan implementasi program keberlanjutan GoZero% – Sustainability Action by Telkom Indonesia melalui pilar Save Our Planet yang berfokus pada mitigasi perubahan iklim dan pelestarian lingkungan hidup.

Selain berfungsi sebagai benteng alami untuk mengurangi risiko abrasi pantai, mangrove juga memiliki kemampuan menyerap karbon sehingga berkontribusi terhadap upaya pengurangan emisi gas rumah kaca. Program ini sekaligus menjadi bagian dari strategi TelkomGroup menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar wilayah operasional dan infrastruktur digital perusahaan.

EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto menegaskan bahwa setiap aktivitas operasional perusahaan harus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Di Telkom Regional III, kami memandang bahwa setiap aktivitas operasional harus memberikan nilai tambah bagi wilayah tempat kami hadir. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan sebagai bagian dari tanggung jawab kami terhadap lingkungan,” ujarnya.

Senada dengan itu, VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menyatakan bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang mendukung efisiensi lingkungan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam.

Menurutnya, pembangunan konektivitas digital harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga ekosistem dan pemberdayaan masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Pemilihan Desa Kedungmalang, Jepara, sebagai lokasi penanaman didasarkan pada kondisi kawasan pesisir yang terdampak abrasi sehingga membutuhkan rehabilitasi mangrove sebagai pelindung alami garis pantai. Sebanyak 10.000 bibit ditanam bersama masyarakat dan pemerintah setempat guna memperkuat ketahanan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya konservasi lingkungan.

Sementara itu, penanaman 10.000 bibit mangrove di Desa Golo Sepang, Manggarai Barat, dilakukan pada kawasan yang memiliki nilai ekologis tinggi dan berada di sekitar wilayah operasional infrastruktur digital TelkomGroup.

Tidak hanya melakukan penanaman, TelkomGroup juga mengembangkan Rumah Edukasi Mangrove di kawasan tersebut sebagai pusat pembelajaran, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Fasilitas ini diharapkan menjadi sarana peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

Aktivasi Rumah Edukasi Mangrove menjadi salah satu pendekatan yang menonjol dalam program ini karena mengintegrasikan aspek konservasi lingkungan dengan pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat lokal. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat didorong untuk terlibat aktif dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir.

Langkah rehabilitasi mangrove yang dilakukan di Jepara dan Manggarai Barat juga memperkuat rekam jejak TelkomGroup dalam menjalankan program konservasi lingkungan di berbagai wilayah Indonesia. Data perusahaan menunjukkan bahwa sepanjang periode 2024 hingga 2026, TelkomGroup telah merealisasikan penanaman sebanyak 179.150 bibit mangrove di berbagai daerah pesisir.

Program tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menjaga keanekaragaman hayati, meningkatkan ketahanan kawasan pesisir, mendukung pembangunan rendah karbon, serta memperkuat kolaborasi antara dunia usaha, masyarakat, dan pemerintah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan Indonesia.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.