Sumanto Salurkan Bantuan KUBE, Warga Diminta Fokus Kembangkan Usaha

oleh -49 Dilihat
oleh
Sumanto Salurkan Bantuan KUBE, Warga Diminta Fokus Kembangkan Usaha
Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto menyalurkan bantuan program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) kepada masyarakat di Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar. Sumanto mengingatkan penerima agar menggunakan bantuan modal untuk mengembangkan usaha, bukan memenuhi kebutuhan konsumtif sehari-hari.
banner 468x60

KARANGANYAR, Garudasatunews.id – Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, menyalurkan bantuan modal melalui program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) kepada warga Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar. Bantuan tersebut diarahkan untuk mengembangkan usaha produktif, memperkuat kemandirian ekonomi, dan meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat.

Sumanto mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan bantuan permodalan tersebut untuk kebutuhan konsumtif sehari-hari. Menurut dia, dana bantuan harus dikelola secara tepat agar menjadi modal pengembangan usaha kecil dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memberikan manfaat berkelanjutan.

“Saya berharap ini bisa bermanfaat bagi usaha kecil, UMKM. Ini kan minim risiko karena modalnya sudah pemerintah beri, tinggal pengelolaannya harus baik,” kata Sumanto.

Ia menekankan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh tersedianya modal, tetapi juga oleh kedisiplinan, ketekunan, dan kemampuan penerima manfaat mengelola kegiatan usaha. Karena itu, warga didorong menjaga produktivitas sekaligus menerapkan administrasi dan pelaporan penggunaan bantuan secara tertib.

“Kunci berwirausaha salah satunya harus tekun agar bisa sukses ke depan. Kalau kita tidak mengubah cara hidup kita, jangan harap ke depan kesejahteraan bisa meningkat. Semua tergantung dari apa yang kita lakukan sekarang,” ujarnya.

Transparansi dan Pendampingan Jadi Kunci

Camat Tasikmadu, Tugiyo, menyambut baik penyaluran bantuan KUBE tersebut. Ia berharap bantuan dapat menjadi pendorong bagi warga untuk membangun kemandirian ekonomi melalui usaha yang dikelola secara produktif.

Tugiyo juga mengingatkan pentingnya kekompakan dan transparansi di antara penerima manfaat. Menurut dia, bantuan seharusnya menjadi stimulus untuk mengembangkan usaha bersama, bukan sekadar dukungan finansial yang manfaatnya berhenti setelah dana diterima.

“Dengan adanya bantuan ini, saya berharap warga menjaga kekompakan dan transparansi. Mari menjadikan bantuan ini stimulan agar tetap produktif untuk kemajuan bersama,” pesannya.

Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar, Wahyu Budi Sugiharto, turut berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat. Ia mengingatkan warga agar menjaga dan memanfaatkan modal secara bertanggung jawab supaya usaha yang dirintis dapat terus berkembang.

Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin (PFM) Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Elliya Chariroh, menilai pendampingan berkelanjutan diperlukan untuk membantu penerima manfaat mengembangkan usaha, mengatasi kendala operasional, serta memenuhi kewajiban administrasi dan pelaporan.

Elliya menyebut pengembangan usaha peternakan ayam melalui program KUBE di Jawa Tengah masih relatif terbatas. Meski demikian, ia optimistis usaha tersebut berpeluang berkembang dan menjadi contoh bagi daerah lain apabila didukung pengelolaan yang baik.

Menurut Elliya, jenis usaha yang dijalankan penerima manfaat dipilih dengan mempertimbangkan pengalaman dan potensi masyarakat setempat. Selain peternakan unggas, pemberdayaan ekonomi juga berpotensi dikembangkan melalui usaha ternak kambing maupun tambak di wilayah pesisir.

Pengawasan Menentukan Dampak Bantuan

Penyaluran bantuan KUBE di Karanganyar diharapkan tidak berhenti pada pemberian modal, tetapi berlanjut menjadi penguatan usaha dan peningkatan kesejahteraan keluarga. Untuk mencapai tujuan tersebut, pengelolaan yang transparan, pendampingan, serta pelaporan yang tertib menjadi aspek penting dalam pelaksanaan program.

Namun, dampak nyata bantuan tetap bergantung pada keberlanjutan usaha penerima manfaat dan pengawasan penggunaan dana sesuai peruntukannya. Evaluasi perkembangan usaha dan perubahan pendapatan keluarga diperlukan untuk melihat sejauh mana program pemberdayaan tersebut mencapai sasaran.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.