JOMBANG, Garudasatunews.id – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di kawasan sekitar RSUD Jombang. Korbannya adalah seorang karyawan rumah sakit berinisial DI (41), warga Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, yang kehilangan sepeda motor Honda Vario tahun 2019 saat menjalankan aktivitas kerja. Dugaan sementara, kendaraan tersebut dibawa kabur oleh dua orang yang beraksi secara bersama-sama dan terekam kamera pengawas (CCTV).
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 11.54 WIB. Berdasarkan keterangan korban, sepeda motor diparkir di Jalan Jayanegara, sisi utara RSUD Jombang, tepatnya di depan sebuah warung di kawasan sekitar kamar jenazah. Korban kemudian masuk ke area rumah sakit untuk bekerja.
Saat hendak pulang, korban mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di lokasi parkir. Upaya pencarian di sekitar lokasi tidak membuahkan hasil. Korban kemudian meminta informasi kepada warga dan pedagang yang berada di sekitar tempat kejadian.
Seorang pedagang yang berada di lokasi mengaku melihat dua orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Menurut saksi, keduanya datang menggunakan sepeda motor Honda Beat. Seorang perempuan kemudian terlihat menguasai sepeda motor milik korban, sementara seorang laki-laki membantu mendorong kendaraan tersebut menggunakan kakinya sebelum keduanya meninggalkan lokasi menuju arah timur.
Keterangan saksi tersebut diperkuat dengan rekaman CCTV milik warga sekitar. Dalam rekaman itu tampak seorang perempuan mengenakan helm berwarna merah dan jaket membawa sepeda motor yang diduga milik korban. Sementara itu, seorang laki-laki yang mengendarai Honda Beat terlihat berada di belakang dan diduga membantu proses membawa kabur kendaraan tersebut.
Korban juga menyampaikan ciri khusus sepeda motornya, yakni terdapat tempelan isolasi berwarna putih pada lampu sein akibat kerusakan sebelumnya. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu proses identifikasi apabila kendaraan ditemukan.
Atas kejadian tersebut, korban telah melaporkan dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor ke Polres Jombang. Laporan itu disertai rekaman CCTV serta informasi dari saksi di sekitar lokasi sebagai bahan awal penyelidikan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas terduga pelaku maupun perkembangan hasil penyelidikan. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Polres Jombang terkait tindak lanjut penanganan perkara tersebut. Seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
(Red-Garudasatunews)
















