Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Sahur Patrol Gresik

oleh -195 Dilihat
oleh
Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Sahur Patrol Gresik
pelaku pembacokan diamankan di Mapolres Gresik
banner 468x60

GRESIK, Garudasatunews.id – Satreskrim Polres Gresik meringkus pria berinisial S (45) kurang dari 24 jam setelah terjadinya pembacokan dalam kericuhan sahur patrol di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng. Tersangka, warga Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, diduga menyerang dua korban menggunakan parang.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 00.30 WIB, saat kegiatan sahur patrol yang awalnya berlangsung meriah berubah menjadi bentrokan antar kelompok pemuda dari Desa Campurejo dan Desa Banyutengah. Kericuhan dipicu aksi saling lempar bom air yang kemudian berkembang menjadi saling ejek.

Situasi sempat mereda ketika kelompok Campurejo memilih mundur. Namun, kelompok dari Banyutengah kembali mendatangi lokasi hingga ketegangan memuncak di depan sebuah tempat biliar dan kafe di wilayah tersebut.

Di tengah keributan, tersangka tiba-tiba muncul membawa parang dan langsung melakukan serangan. Dua pemuda menjadi korban pembacokan dan mengalami luka serius.

Korban Wahyu Agung Pratama (24) mengalami luka parah dan harus menjalani perawatan intensif di RS Ibnu Sina Gresik. Sementara Moh Ruhul Madani (25) dirawat di Puskesmas Panceng sebelum melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Berdasarkan laporan yang diterima pada 27 Februari 2026, tim gabungan Satreskrim segera melakukan penyelidikan. Unit Resmob yang dipimpin Kanit Resmob Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan berhasil melacak keberadaan pelaku di wilayah Paciran, Lamongan, dan mengamankannya tanpa perlawanan.

Polisi turut menyita barang bukti berupa satu bilah parang, jaket jeans warna biru, dan sarung warna putih yang diduga digunakan saat kejadian. Tersangka kemudian dibawa ke Mapolres Gresik untuk menjalani pemeriksaan.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 468 Ayat (1) KUHP atau Pasal 466 Ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan luka serius.

Kasatreskrim Polres Gresik menegaskan pihaknya akan menindak tegas segala bentuk kekerasan serta mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi dan menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

Untuk mengantisipasi konflik susulan, personel Satreskrim dan Sat Samapta bersama jajaran Polsek melakukan patroli gabungan dan penjagaan intensif di lokasi kejadian guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.