PNM Tanam 29 Ribu Pohon, Dorong Rehabilitasi Lingkungan

oleh -41 Dilihat
oleh
PNM Tanam 29 Ribu Pohon, Dorong Rehabilitasi Lingkungan
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui gerakan penanaman pohon.
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperkuat program pelestarian lingkungan melalui gerakan penanaman pohon yang dilaksanakan secara serentak di 58 cabang di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan data perusahaan, kegiatan tersebut menghasilkan sekitar 29.000 pohon yang ditanam sebagai bagian dari upaya penghijauan dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

Di Kota Surabaya, kontribusi PNM diwujudkan melalui penyerahan 500 bibit mangrove kepada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya. Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung rehabilitasi kawasan pesisir yang menghadapi berbagai tantangan lingkungan, termasuk ancaman abrasi dan degradasi ekosistem.

Kepala UPTD Kebun Raya Mangrove Surabaya, Dyan Prasetyaningtyas, menyatakan bantuan bibit mangrove tersebut memiliki nilai strategis dalam mendukung program rehabilitasi kawasan pesisir yang tengah dijalankan pemerintah daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PNM atas kontribusi dan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan melalui penyerahan kembali 500 bibit mangrove. Bantuan ini sangat berarti dalam mendukung upaya rehabilitasi dan pengembangan kawasan mangrove di Surabaya,” ujar Dyan, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, keberadaan mangrove menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi dan gelombang laut, vegetasi mangrove juga berperan sebagai habitat berbagai jenis biota serta penyerap karbon yang berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim.

“Mangrove memiliki banyak manfaat, di antaranya melindungi wilayah pesisir dari abrasi dan gelombang laut, menjadi habitat berbagai jenis biota, membantu menyerap karbon sehingga mengurangi dampak perubahan iklim, serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir,” katanya.

Dyan menilai kolaborasi antara sektor usaha dan pemerintah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program pelestarian lingkungan. Sinergi tersebut diperlukan untuk memastikan upaya rehabilitasi ekosistem dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Selain program penghijauan, PNM juga melanjutkan kampanye keberlanjutan RE3 FOR-E melalui pengumpulan pakaian layak pakai dan buku bacaan. Berdasarkan data perusahaan, sebanyak 20 ton pakaian berhasil dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, sementara buku-buku bacaan didistribusikan untuk mendukung peningkatan literasi.

Pada sektor pendidikan, PNM menjalankan program PNM Mengajar yang menjangkau 58 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari Sabang hingga Merauke. Program tersebut difokuskan pada pemberian wawasan mengenai dunia kerja, kewirausahaan, serta pengembangan kapasitas generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Program penghijauan, rehabilitasi mangrove, serta penguatan literasi dan pendidikan vokasi yang dijalankan PNM menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan yang diarahkan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di berbagai daerah Indonesia.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.