PG Ngadiredjo Tembus 7 Juta Kuintal, Kejar Target 10 Juta

oleh -17 Dilihat
oleh
PG Ngadiredjo Tembus 7 Juta Kuintal, Kejar Target 10 Juta
PG Ngadiredjo Kediri menggiling 7 juta kuintal tebu pada hari ke-125 musim giling 2026. Capaian tersebut menjadi modal untuk mengejar target produksi 10 juta kuintal.
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo Kediri mencatat capaian signifikan pada musim giling 2026. Memasuki hari ke-125 masa giling, pabrik tersebut berhasil menggiling tebu sebanyak 7 juta kuintal dan terus memacu kinerja untuk mencapai target akhir musim sebesar 10 juta kuintal tebu.

Capaian tersebut menjadi indikator positif bagi keberlangsungan proses produksi gula di tengah upaya menjaga stabilitas pasokan bahan baku tebu (BBT) dari petani mitra. Manajemen menilai keberhasilan menembus angka 7 juta kuintal tidak terlepas dari kolaborasi antara pabrik, petani tebu, tenaga tebang, serta sopir angkutan yang terlibat dalam rantai produksi.

Pelaksana Harian (Plh) General Manager PG Ngadiredjo Kediri, Faiz Humami, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang terus dijaga melalui koordinasi dan penguatan performa operasional pabrik.

Menurutnya, tantangan utama menuju target 10 juta kuintal adalah memastikan kelancaran proses giling serta menjaga ketersediaan bahan baku tebu secara berkesinambungan hingga akhir musim.

“Dengan penuh optimisme, PG Ngadiredjo terus berupaya meningkatkan performa supaya giling tetap lancar dan pasokan bahan baku tebu juga terpenuhi,” ujar Faiz.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi selama musim giling berlangsung, mulai dari karyawan, petani tebu, tenaga tebang hingga para sopir angkutan yang mendukung distribusi bahan baku ke pabrik. Capaian 7 juta kuintal dinilai menjadi modal penting untuk menjaga semangat produksi menuju target berikutnya.

Dari sisi operasional, keberhasilan mencapai angka tersebut menunjukkan bahwa performa mesin pabrik dan sistem pengelolaan bahan baku masih berada pada jalur yang sesuai dengan rencana produksi. Namun demikian, kesinambungan pasokan tebu tetap menjadi faktor krusial yang menentukan keberhasilan target akhir musim.

Manajer Tanaman PG Ngadiredjo, Sabar Dwi Komarudin, menegaskan bahwa pencapaian target 10 juta kuintal membutuhkan performa pabrik yang stabil serta ketersediaan bahan baku yang cukup hingga masa giling berakhir.

Koordinasi dengan petani tebu dan bagian tebang angkut, kata dia, menjadi kunci untuk menjaga arus pasokan tebu ke pabrik agar tidak mengalami hambatan yang berpotensi memengaruhi produktivitas.

“Untuk mencapai 10 juta kuintal, dipastikan performa pabrik berjalan lancar dan stok bahan baku tebu bisa tercukupi. Dengan saling berkoordinasi dan kolaborasi dengan petani serta bagian tebang angkut, diharapkan suplai tebu berjalan lancar,” ungkap Sabar.

Berdasarkan target musim giling 2026 yang telah ditetapkan sebelumnya, PG Ngadiredjo menargetkan penggilingan tebu hingga 10 juta sampai 11 juta kuintal dengan masa giling sekitar 200 hari. Target tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan produksi gula nasional sekaligus memperkuat kontribusi sektor perkebunan tebu terhadap perekonomian daerah.

Dengan capaian 7 juta kuintal pada hari ke-125, PG Ngadiredjo kini berada pada fase penting untuk menjaga konsistensi produksi. Keberhasilan mencapai target akhir musim tidak hanya bergantung pada performa pabrik, tetapi juga sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran pasokan tebu dari lahan petani menuju pabrik pengolahan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.