Pengrajin Batik Sumenep Didorong Masuk E-Katalog Pengadaan Pemerintah.

oleh -30 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20261004-WA0003

SUMENEP, Garudasatunews.id — Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep terus berkomitmen memperluas jangkauan pasar bagi para pengrajin batik lokal. Selain fasilitasi pameran, pemerintah daerah mendorong pelaku usaha memanfaatkan saluran pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui sistem e-katalog.

​Kepala DKUPP Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, menegaskan bahwa intervensi pemerintah tidak berhenti pada aspek produksi dan pembinaan kapasitas pengrajin semata, tetapi juga berfokus pada strategi hilirisasi dan perluasan akses pasar.

​“Kami memberikan perhatian penuh pada peluang pasar. Selain memfasilitasi ruang pamer dalam berbagai kegiatan, kami mendorong pengrajin masuk ke pasar pengadaan barang dan jasa pemerintah yang kini makin terbuka lebar lewat sistem e-katalog,” ujar Ramli, Jumat (2/10/2026).

​Ramli menjelaskan, pengembangan industri batik di Kabupaten Sumenep dilakukan secara komprehensif. Pendekatan tersebut mencakup peningkatan kualitas produksi, penguatan kapasitas SDM, penyediaan sarana-prasarana, hingga integrasi rantai pasok.

​Sebagai produk warisan budaya lokal, batik terus didorong agar menjadi bagian dari identitas harian, baik dalam lingkup pemerintahan maupun kegiatan masyarakat. Pemkab Sumenep sendiri telah memperkuat komitmen ini melalui regulasi daerah yang mengatur penggunaan batik lokal di lingkungan pemerintahan.

​Memperingati Hari Batik Nasional, Ramli mengimbau masyarakat untuk aktif mencintai dan mengonsumsi produk dalam negeri. Menurutnya, keberlanjutan industri batik sangat bergantung pada dukungan nyata masyarakat dalam mengintegrasikan batik lokal ke dalam kehidupan sehari-hari. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.