BMKG Imbau Warga Sumenep Waspadai Cuaca Ekstrem dan Gelombang Laut

oleh -23 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20261004-WA0001

​SUMENEP, Garudasatunews.id — Masyarakat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diimbau untuk mewaspadai perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi secara cepat pada awal Oktober 2026. Dinamika atmosfer di wilayah Jawa Timur berpotensi memicu pertumbuhan awan hujan lokal yang disertai angin kencang.

​Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), masyarakat diminta rutin memantau perkembangan prakiraan cuaca terbaru, terutama saat terjadi perubahan warna langit atau peningkatan kecepatan angin, guna meminimalkan risiko aktivitas luar ruangan.

​Kepala BMKG Sumenep, Ari Widjajanto, memberikan perhatian khusus bagi warga yang bermukim di wilayah pesisir serta para nelayan. Menurutnya, perubahan arah dan kecepatan angin berdampak langsung terhadap kondisi perairan lokal.

​”Untuk wilayah perairan Laut Jawa bagian timur, kecepatan angin tercatat berkisar 12 hingga 13 knot, dengan tinggi gelombang antara 1,2 hingga 1,3 meter. Meski kategori gelombang tergolong rendah hingga sedang, nelayan tetap wajib memantau pembaruan cuaca sebelum melaut,” ujar Ari, Minggu (4/10/2026).

​Selain imbauan bahaya laut, BMKG juga mengingatkan masyarakat daratan untuk meningkatkan kewaspadaan. Apabila hujan deras disertai angin kencang melanda, warga disarankan tidak berteduh di bawah pohon rindang, papan reklame, atau struktur bangunan yang rawan roboh.

​BMKG mengajak masyarakat menjadikan pembaruan cuaca resmi sebagai rujukan utama dalam merencanakan aktivitas harian. Informasi terkini serta peringatan dini dapat diakses secara berkala melalui kanal-kanal resmi BMKG. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.