Pemkab Sumenep Pertajam Layanan Si-Lapor 112 Demi Keamanan Masyarakat

oleh -20 Dilihat
oleh
IMG-20260907-WA0016
IMG-20260907-WA0016
banner 468x60

 

SUMENEP, Garudasatunews.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mematangkan langkah strategis dalam memperkuat stabilitas sosial dan keamanan masyarakat. Salah satu fokus utamanya adalah mengoptimalkan layanan darurat terpadu Si-Lapor 112 demi memastikan respons yang lebih cepat, tepat, dan terintegrasi saat terjadi situasi darurat.

 

Langkah ini menjadi bagian penting dari arah pembangunan daerah yang disusun oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep.

 

Pemkab Sumenep menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari hadirnya rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menyampaikan bahwa stabilitas sosial serta ketenteraman masyarakat merupakan fondasi utama untuk mendukung keberhasilan pembangunan di berbagai sektor.

 

“Stabilitas dan ketenteraman masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah,” ujar Arif Firmanto saat dikonfirmasi, Minggu (6/9/2026).

 

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Sumenep menyiapkan sejumlah strategi krusial. Strategi tersebut mencakup penguatan peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), peningkatan sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga peningkatkan kinerja layanan Si-Lapor 112.

 

Sistem Penanganan Terpadu dan Cepat

Layanan Si-Lapor 112 diproyeksikan sebagai pusat respons cepat untuk menangani berbagai kejadian mendesak, mulai dari gangguan keamanan dan ketertiban, bencana alam, hingga situasi darurat medis maupun sosial lainnya.

 

Melalui sistem terpadu ini, setiap aduan yang masuk dari masyarakat akan langsung diteruskan dan dikoordinasikan secara real-time kepada OPD atau instansi berwenang sesuai jenis kejadian.

 

“Aduan yang masuk nantinya dapat dikoordinasikan dengan perangkat daerah atau instansi terkait sesuai jenis kejadian,” terang Arif.

 

Arif menegaskan, efektivitas layanan darurat ini sangat bergantung pada kuatnya sinergi lintas sektor. Oleh karena itu, koordinasi antara OPD, aparat keamanan, dan instansi terkait akan terus diperketat agar pelayanan publik semakin optimal.

 

Melalui penguatan Si-Lapor 112, Pemkab Sumenep berharap masyarakat dapat makin mudah mengakses bantuan darurat sekaligus mendorong kecepatan tanggap petugas di lapangan.

 

“Optimalisasi layanan darurat terpadu ini diharapkan dapat memperkuat respons pemerintah terhadap berbagai kondisi yang membutuhkan penanganan segera,” pungkasnya. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.