Pemkab Bojonegoro Kucurkan Bansos Rp14,15 Miliar

oleh -83 Dilihat
oleh
Pemkab Bojonegoro Kucurkan Bansos Rp14,15 Miliar
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono saat memberikan sambutan sebelum penyerahan bansos kepada penerima di Kecamatan Kasiman.
banner 468x60

BOJONEGORO, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai sekitar Rp14,15 miliar kepada ribuan keluarga rentan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Penyaluran bantuan yang dikelola Dinas Sosial itu mulai dicairkan pada Maret 2026.

Program bansos tersebut menyasar delapan kelompok penerima manfaat, mulai dari anak yatim piatu, penyandang disabilitas, penderita penyakit kronis, hingga lanjut usia yang hidup sebatang kara.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro Agus Susetyo menyebut penyaluran bantuan dilakukan dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan bantuan benar-benar diterima warga yang berhak.

“Menjelang Idul Fitri, sekitar Rp14,15 miliar sudah kami cairkan pada bulan Maret. Jika masih ada penerima yang belum terakomodasi, akan dilanjutkan pada pencairan tahap berikutnya melalui P-APBD,” ujar Agus, Kamis (12/3/2026) saat kegiatan penyaluran bansos di Pendopo Kecamatan Kasiman.

Dari total anggaran tersebut, salah satu alokasi terbesar diberikan kepada anak yatim, piatu, dan yatim piatu terlantar non panti. Sebanyak 3.006 anak tercatat sebagai penerima dengan nominal bantuan Rp1,5 juta per orang atau total sekitar Rp4,5 miliar.

Selain itu, bantuan juga dialokasikan untuk 1.644 penyandang disabilitas berat dengan total sekitar Rp2,49 miliar serta 1.729 penderita penyakit kronis yang menerima bantuan senilai sekitar Rp2,59 miliar.

Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan kepada 263 eks orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dengan total anggaran Rp394,5 juta. Sementara 34 penyandang disabilitas produktif menerima bantuan senilai Rp68 juta, disertai dukungan bagi korban tindak kekerasan serta keluarga anak terlantar.

Kelompok penerima lainnya adalah lansia tunggal, lansia sebatang kara, dan penyandang disabilitas dengan jumlah mencapai 6.739 orang. Total bantuan yang digelontorkan untuk kelompok ini mencapai sekitar Rp4,04 miliar.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab memastikan kelompok masyarakat rentan mendapatkan perlindungan sosial yang memadai.

Ia juga menyoroti pentingnya peran pemerintah desa dalam memastikan akurasi data penerima bantuan agar program sosial tidak salah sasaran.

“Pemerintah punya tanggung jawab memastikan masyarakat, terutama keluarga rentan, mendapat perlindungan sosial. Karena itu peran kepala desa sangat penting dalam menyediakan data yang valid agar bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

Di lapangan, bantuan tersebut dinilai cukup membantu warga penerima. Munir, warga Desa Tembeling, Kecamatan Kasiman, yang menjadi wali dari Sultan Mahmud Hidayatullah—penerima bansos anak piatu—mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah daerah.

“Kami sebagai wali mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro yang selama ini sudah membantu anak kami. Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa berkah,” ujarnya.

Pemkab Bojonegoro berharap penyaluran bansos tersebut dapat meringankan beban ekonomi keluarga rentan, terutama menjelang Idul Fitri ketika kebutuhan rumah tangga masyarakat cenderung meningkat. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.