PG Ngadiredjo Buka Bongkar Ratoon, Petani Terima Bantuan

oleh -6 Dilihat
oleh
PG-Ngadiredjo-Buka-Bongkar-Ratoon-Petani-Terima-Bantuaan
PG-Ngadiredjo-Buka-Bongkar-Ratoon-Petani-Terima-Bantuaan
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo Kediri membuka Program Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) Bongkar Ratoon dan Perluasan Areal Tebu sebagai bagian dari dukungan terhadap program Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk meningkatkan produktivitas tebu dan memperkuat upaya pencapaian swasembada gula nasional.

Program tersebut menyasar petani tebu di wilayah kerja PG Ngadiredjo dengan memberikan bantuan bibit dan dukungan biaya pengolahan lahan. Langkah ini difokuskan pada peremajaan tanaman tebu yang produktivitasnya telah menurun agar hasil panen dan kualitas bahan baku gula dapat meningkat.

General Manager PG Ngadiredjo, Faiz Humami, mengatakan setiap petani yang memenuhi persyaratan program akan memperoleh bantuan sebanyak 60.000 mata bibit tebu per hektare secara gratis. Selain itu, peserta juga mendapatkan bantuan biaya garap sebesar 40 Hari Orang Kerja (HOK) untuk setiap hektare lahan.

“Setiap hektare memperoleh bantuan biaya yang setara dengan upah 40 Hari Orang Kerja (HOK), sehingga diharapkan dapat meringankan beban biaya budidaya petani dalam proses peremajaan tanaman tebu,” ujar Faiz.

Program Bongkar Ratoon merupakan upaya mengganti tanaman tebu ratoon yang telah mengalami penurunan produktivitas dengan tanaman baru yang memiliki potensi hasil lebih tinggi. Peremajaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi tebu, memperbaiki kualitas bahan baku, sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Faiz mengajak petani di wilayah kerja PG Ngadiredjo memanfaatkan program tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan hasil produksi. Menurutnya, peningkatan produktivitas kebun tebu menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung target swasembada gula nasional.

Pelaksanaan program mencakup sejumlah kecamatan di Kabupaten Kediri, yaitu Kecamatan Ngancar, Wates, Kandat, Ngadiluwih, Kras, dan Ringinrejo. Selain itu, program juga diperuntukkan bagi petani tebu di wilayah Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang.

Manager Tanaman PG Ngadiredjo, Sabar Dwi Komarudin, mengimbau petani yang berminat segera melakukan pendaftaran melalui petugas wilayah masing-masing. Menurutnya, petani dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan administrasi, mekanisme pelaksanaan, serta ketentuan program dengan menghubungi petugas yang telah ditunjuk.

Untuk wilayah Kediri, petani dapat menghubungi Dita, wilayah Blitar melalui Aries, sedangkan wilayah Malang melalui Dafa.

PG Ngadiredjo berharap pelaksanaan Program CPCL Bongkar Ratoon dapat mendorong semakin banyak petani melakukan peremajaan tanaman tebu sehingga produktivitas kebun meningkat dan mendukung keberlanjutan program swasembada gula nasional. Hingga berita ini diturunkan, informasi yang disampaikan masih bersumber dari keterangan resmi pihak PG Ngadiredjo dan belum terdapat perubahan ataupun informasi tambahan dari instansi terkait mengenai pelaksanaan program tersebut.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.