Panik Terbongkar, Menantu Habisi Ibu Mertua

oleh -31 Dilihat
oleh
Panik Terbongkar, Menantu Habisi Ibu Mertua
Kasus penganiayaan yang berujung tewasnya mertua di Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, mulai menemukan titik terang.
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Kasus pembunuhan disertai penganiayaan dalam lingkup keluarga di Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, mulai terkuak. Aparat kepolisian mengungkap dugaan motif di balik tewasnya seorang ibu mertua yang diduga kuat berkaitan dengan upaya pelaku menutupi aksi kekerasan terhadap istrinya.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Rabu (6/5/2026) di dalam rumah korban. Tersangka Satuan (43) diduga lebih dahulu terlibat pertengkaran sengit dengan istrinya, Sri Wahyuni (36). Konflik domestik itu berkembang menjadi aksi penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka serius.

Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata menyatakan, situasi memanas ketika ibu korban, Siti Arofah (54), masuk ke rumah melalui pintu belakang karena pintu depan terkunci. Kehadiran korban di tengah aksi kekerasan diduga memicu kepanikan pelaku.

Dalam kondisi tersebut, tersangka secara spontan mengambil pisau dapur yang berada di lokasi dan menyerang korban. Polisi menduga tindakan tersebut dilakukan untuk menghilangkan saksi kunci yang mengetahui aksi penganiayaan terhadap istrinya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku menusukkan pisau sebanyak tiga kali dan menggorok leher korban dua kali. Serangan brutal itu menyebabkan korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Polisi menegaskan, senjata yang digunakan bukan alat yang dipersiapkan sebelumnya, melainkan benda yang tersedia di dapur.

Sementara itu, Sri Wahyuni selamat meski mengalami luka berat pada bagian leher dan wajah. Korban saat ini menjalani perawatan intensif di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.

Jenazah Siti Arofah telah dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Watukosek, Porong, Sidoarjo, untuk proses autopsi. Hasil awal autopsi mengonfirmasi bahwa korban meninggal akibat luka parah di bagian leher yang merusak organ vital. Polisi juga masih mendalami sejumlah temuan lain, termasuk dugaan tindakan lanjutan yang belum dapat dipastikan tanpa keterangan tambahan.

Kasus ini sebelumnya sempat menggegerkan warga setempat. Seorang perempuan ditemukan tewas dengan luka serius di leher, sementara satu korban lain ditemukan dalam kondisi kritis. Polisi kini terus mengembangkan penyidikan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa serta kemungkinan adanya unsur lain dalam kasus tersebut.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.