Pamekasan Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tingkat Jawa Timur

oleh -54 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20261030-WA0034

PAMEKASAN, Garudasatunews.id – Kabupaten Pamekasan menjadi tuan rumah Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 tingkat Provinsi Jawa Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Bakorwil Pamekasan, Madura, Rabu (28/10/2026).

Peringatan tahun ini menjadi momentum untuk kembali mengenang peran tokoh asal Pamekasan, Mohammad Tabrani, dalam sejarah pergerakan pemuda nasional, khususnya perjuangan menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, Resimen Mahasiswa (Menwa) Unitomo Surabaya mendapat tugas sebagai pemimpin upacara, sedangkan pembacaan Ikrar Sumpah Pemuda dipimpin Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto.

Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya memberikan ruang, dukungan, dan dorongan positif kepada generasi muda dalam proses pencarian jati diri. Menurutnya, pendampingan tersebut diperlukan agar para pemuda mampu mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan di masa depan, termasuk menyongsong Indonesia Emas.

“Yang dikatakan pemuda sebelum usia 25, itu masih dalam rangka mencari jati diri. Kalau sudah 30, 40, 50, sudah ketahuan jati dirinya. Nah, dalam rangka pencarian jati diri itu kita harus memberikan dorongan-dorongan yang positif sehingga remaja kita, pemuda kita akan siap menghadapi era Indonesia Emas,” ujar Khofifah.

Khofifah menjelaskan, Pamekasan dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan peringatan tingkat provinsi karena memiliki keterkaitan sejarah dengan Mohammad Tabrani. Tokoh kelahiran Pamekasan tersebut dikenal memiliki peran penting dalam memperjuangkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Ia juga menegaskan besarnya kontribusi pemuda Jawa Timur dalam perjalanan sejarah terbentuknya persatuan nasional. Peran tersebut menjadi bagian penting dalam menyatukan pemuda dari berbagai daerah, bahasa, dan latar belakang budaya di Indonesia.

“Betapa peran pemuda Jawa Timur di dalam pembentukan persatuan, kesatuan, dan upaya untuk bisa membangun kesamaan langkah antar pemuda dari berbagai daerah, berbagai bahasa, berbagai budaya, pemuda Jawa Timur punya peran yang luar biasa,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan berencana melakukan penataan kawasan makam Ronggo Sukowati. Langkah tersebut dinilai penting karena kawasan makam masih membutuhkan pembenahan sebagai bagian dari upaya melestarikan sejarah dan identitas budaya daerah.

Selain itu, Pemkab Pamekasan juga tengah mempertimbangkan penerapan penggunaan bahasa Madura selama satu hari dalam sepekan di seluruh jenjang pendidikan. Kebijakan tersebut berkaitan dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 31 Tahun 2026 tentang Muatan Lokal Bahasa Madura.

Menurut Kholilurrahman, peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga momentum untuk memperkuat kontribusi generasi muda dalam pembangunan daerah, pendidikan, serta pelestarian budaya lokal.

Peringatan HSP ke-98 di Pamekasan diharapkan dapat menumbuhkan semangat persatuan sekaligus mendorong generasi muda untuk terus berkarya dan menjaga warisan sejarah serta budaya bangsa.
(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.