P2L Desa Tertek Jadi Sorotan Menteri PPPA

oleh -26 Dilihat
oleh
P2L Desa Tertek Jadi Sorotan Menteri PPPA
Mbak Cicha Dampingi Menteri PPPA Kunjungi P2L Desa Tertek Kediri
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Kawasan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Jalan Stroberi, Dusun Jombangan RT 01/09, Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, menjadi perhatian pemerintah pusat setelah dinilai berhasil membangun ketahanan pangan keluarga sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Keberhasilan P2L yang telah berkembang selama belasan tahun tersebut menunjukkan hasil pendampingan berkelanjutan terhadap kelompok dasa wisma melalui program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Pemanfaatan pekarangan rumah tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga menghasilkan nilai tambah melalui penjualan berbagai komoditas sayuran dan produk olahan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi melakukan peninjauan langsung ke kawasan P2L Desa Tertek pada Minggu (21/6). Dalam kunjungan tersebut, Menteri Arifah didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito atau yang dikenal sebagai Mbak Cicha serta Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa.

Dalam peninjauan lapangan, Menteri Arifah melihat sistem ketahanan pangan terpadu yang dijalankan warga. Selain membudidayakan berbagai jenis tanaman pangan organik di pekarangan, masyarakat juga mengembangkan peternakan ayam, budidaya ikan, hingga produksi pakan mandiri melalui pengelolaan maggot.

“Dua hari yang lalu saya ke Kota Tasik hadir di sebuah desa namanya Desa Cikalang, sama seperti ini, tapi ini lebih komplet karena tanamannya juga lebih variatif,” ujar Menteri Arifah.

Menurutnya, pola pemberdayaan masyarakat yang diterapkan di Desa Tertek memiliki keterkaitan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pemenuhan gizi keluarga dan mendukung percepatan penanganan stunting. Keberhasilan program tersebut dinilai tidak lepas dari keterlibatan aktif masyarakat dalam menjalankan berbagai inisiatif di tingkat desa.

Salah satu program yang mendapat perhatian adalah Kemping Asik (Kader Pendamping ASI Eksklusif) yang sebelumnya digagas dan dikampanyekan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Mbak Cicha. Dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor utama yang membuat berbagai program pemberdayaan di kawasan tersebut dapat berjalan secara konsisten.

“Ini kalau dicoba di desa lain juga belum tentu semaksimal ini kalau tidak ada upaya dan kesadaran bersama,” ungkapnya.

Menteri Arifah menilai konsep pemberdayaan berbasis keluarga yang dijalankan warga Desa Tertek dapat menjadi referensi bagi daerah lain dalam membangun kemandirian pangan dari tingkat rumah tangga.

“Sebetulnya ini yang diinginkan bapak presiden, jadi setiap desa kuat dari desanya sendiri,” tuturnya.

Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Gemilang, Ismiati, menjelaskan keberadaan kawasan P2L telah membawa perubahan terhadap pola konsumsi warga. Anggota kelompok kini mampu memenuhi kebutuhan sayuran secara mandiri dan melakukan pertukaran hasil panen antarwarga.

Menurut Ismiati, keberlangsungan P2L selama bertahun-tahun tidak terlepas dari semangat gotong royong dan kekompakan anggota KWT serta masyarakat sekitar.

“Kuncinya kebersamaan dan kompak. Sayuran di sini selain dikonsumsi sendiri juga dijual,” jelasnya.

Selain menjual hasil panen dalam bentuk segar, KWT Sinar Gemilang juga melakukan diversifikasi produk bernilai ekonomi, di antaranya mengolah bayam brazil menjadi peyek, puding, dan jus sebagai upaya meningkatkan nilai tambah hasil pertanian rumah tangga.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.