Motor Selip, Dua Remaja Tewas Tertabrak Truk

oleh -34 Dilihat
oleh
Motor Selip, Dua Remaja Tewas Tertabrak Truk
Laka di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo tepatnya di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan/Kabupaten Tuban.
banner 468x60

TUBAN, Garudasatunews.id – Kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua korban jiwa terjadi di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha N-Max dan sebuah truk tronton yang melaju dari arah berlawanan.

Berdasarkan keterangan Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban, sepeda motor Yamaha N-Max bernomor polisi S-4520-IK dikendarai Aditya (15), warga Desa Pliweran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Saat kejadian, kendaraan tersebut membawa dua penumpang, yakni Rafa (16) dan Daniel (14), yang juga berasal dari Kecamatan Palang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, IPTU Eko Sulistiono, menjelaskan bahwa kendaraan roda dua tersebut melaju dari arah barat menuju timur sebelum diduga kehilangan kendali.

“Semula kendaraan Yamaha N-Max Nopol S-4520-IK yang dikemudikan Aditya (15) dengan penumpang Rafa (16) dan Daniel (14) berjalan dari arah barat ke timur, kemudian oleng ke kiri hingga menabrak pohon di sisi jalan,” ujar IPTU Eko Sulistiono, Rabu (17/6/2026).

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan benturan dengan pohon menyebabkan pengendara dan penumpang terlempar ke sisi kanan jalan hingga masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, melaju truk tronton bernomor polisi L-9981-UJ dari arah timur menuju barat yang dikemudikan Raspani (48), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Korban yang terlempar ke jalur berlawanan kemudian mengalami benturan lanjutan dengan kendaraan truk tersebut. Akibat kejadian itu, Aditya dan Rafa dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, Daniel mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis.

Menurut IPTU Eko Sulistiono, hasil penyelidikan sementara mengategorikan peristiwa tersebut sebagai kecelakaan jenis Out of Control (OOC), yakni kondisi kendaraan kehilangan kendali hingga keluar dari lintasan normal dan menabrak objek di tepi jalan sebelum terjadi tabrakan lanjutan dengan kendaraan lain.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait faktor-faktor yang menyebabkan pengendara kehilangan kendali. Selain menimbulkan dua korban meninggal dunia dan satu korban luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp2 juta.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.