Makam Dibongkar Misterius, Tali Pocong Dilaporkan Hilang

oleh -34 Dilihat
oleh
Makam Dibongkar Misterius, Tali Pocong Dilaporkan Hilang
Makam Dibongkar Misterius, Tali Pocong Dilaporkan Hilang
banner 468x60

BLITAR, Garudasatunews.id – Warga Dusun Udanawu, Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, digemparkan oleh temuan makam seorang warga yang dibongkar secara misterius oleh orang tak dikenal (OTK), Jumat (7/8/2026). Dalam peristiwa tersebut, tali pocong jenazah dilaporkan hilang, sementara jenazah disebut masih berada di dalam liang lahad.

Peristiwa itu pertama kali diketahui warga sekitar pukul 06.00 WIB saat mendapati bagian tengah makam dalam kondisi terbuka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, struktur tanah makam tidak dibongkar sepenuhnya. Namun, terdapat celah pada bagian tengah pusara yang memunculkan dugaan adanya upaya pengambilan benda tertentu dari dalam liang lahad.

Temuan tersebut segera menarik perhatian warga dan perangkat desa. Di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU), ditemukan sejumlah barang yang dinilai mencurigakan. Sebuah cangkul ditemukan berada di area persawahan yang terletak di seberang makam dan diduga digunakan untuk menggali tanah. Selain itu, ditemukan pula serpihan foto pria dan wanita yang tidak utuh, dengan sebagian bagian tampak hangus terbakar.

Kepala Desa Karanggondang, Rudi Puryono, mengungkapkan bahwa dugaan sementara menunjukkan aksi tersebut terjadi antara tengah malam hingga menjelang subuh.

“Sekitar pukul 22.00 WIB malam sebelumnya masih ada aktivitas warga di sekitar lokasi dan tidak ada hal mencurigakan. Baru pagi harinya diketahui makam terbongkar di bagian tengah,” ujar Rudi saat dikonfirmasi, Minggu (9/8/2026).

Menurut Rudi, dari kondisi yang ditemukan di lapangan, pelaku diduga tidak melakukan penggalian besar-besaran. Celah pada bagian tengah makam diduga dibuat untuk menjangkau bagian dalam liang lahad dan mengambil tali pocong yang sebelumnya digunakan untuk membungkus jenazah.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, perangkat Desa Karanggondang bersama kepala dusun, kaur keuangan, kaur perencanaan, juru kunci makam, serta pihak keluarga almarhum langsung melakukan pengecekan di lokasi. Namun pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi jenazah tidak dilakukan atas pertimbangan dan permintaan keluarga.

Pihak keluarga memilih agar makam segera dirapikan dan dikembalikan seperti semula. Keputusan tersebut juga membuat kasus ini tidak dilanjutkan ke proses pelaporan resmi kepada aparat penegak hukum.

“Keluarga meminta agar makam langsung diuruk dan dikembalikan seperti semula. Jadi keluarga memilih tidak melanjutkan ke laporan kepolisian,” tegas Rudi.

Hingga proses perbaikan makam selesai dilakukan, identitas pelaku maupun motif pasti di balik pembongkaran makam tersebut belum diketahui. Dugaan yang berkembang di tengah masyarakat terkait kemungkinan pengambilan tali pocong untuk kepentingan tertentu masih sebatas asumsi dan belum dapat dibuktikan secara hukum maupun melalui penyelidikan resmi.

Dari sudut pandang keamanan lingkungan, peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi di area pemakaman umum dan menimbulkan keresahan warga. Sementara dari sisi sosial, kejadian tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi aksi serupa yang dapat mengganggu ketenangan keluarga yang sedang berduka.

Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pihak keluarga almarhum secara khusus meminta warga untuk tidak mengunggah foto maupun video kondisi makam yang sempat terbongkar ke media sosial sebagai bentuk penghormatan terhadap almarhum dan privasi keluarga yang ditinggalkan.

Sampai saat ini, misteri pembongkaran makam di Desa Karanggondang masih menyisakan tanda tanya. Dengan tidak adanya laporan resmi kepada aparat penegak hukum, motif pelaku dan rangkaian kejadian yang sebenarnya belum dapat dipastikan secara menyeluruh. Masyarakat diharapkan tetap mengedepankan informasi yang akurat serta menghormati permintaan keluarga terkait peristiwa tersebut.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.