SURABAYA, Garudasatunews.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya menghidupkan kembali ingatan kolektif masyarakat terhadap kontribusi generasi muda dari berbagai daerah dalam perjalanan sejarah nasionalisme Indonesia. Momentum tersebut disampaikannya dalam rangkaian penyelenggaraan AMSI Awards 2026 dan Indonesia Digital Media Conference (IDMC) 2026 di Surabaya.
Khofifah menyampaikan hal itu saat menyambut para pimpinan media anggota Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Menurutnya, Jawa Timur memiliki rekam jejak sejarah panjang dalam melahirkan tokoh-tokoh muda yang berperan penting dalam perjuangan dan pembentukan identitas bangsa Indonesia.
Sejumlah tokoh yang disorot di antaranya Mohammad Tabrani, pemuda asal Pamekasan, Madura, yang berperan dalam perdebatan mengenai bahasa persatuan pada Kongres Pemuda. Kemudian Soegondo Djojopoespito, Ketua Kongres Pemuda II asal Tuban, serta Sukarni dari Blitar yang terlibat dalam peristiwa Rengasdengklok menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Khofifah menilai, kiprah para tokoh tersebut menjadi bukti bahwa kontribusi generasi muda daerah tidak dapat dipisahkan dari perjalanan sejarah bangsa.
“Kepada para pemimpin media, saya ingin mengatakan kalau nasionalisme, peran pemuda Jawa Timur luar biasa,” tegas Khofifah.
Ia berharap momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda yang berdekatan dengan penyelenggaraan IDMC 2026 dapat menjadi ruang untuk mengangkat kembali sejarah perjuangan generasi muda sekaligus memperkuat kesadaran kebangsaan masyarakat.
Soroti Kekuatan Ekonomi Jawa Timur
Selain mengangkat sejarah nasionalisme, Khofifah juga memaparkan potensi ekonomi Jawa Timur yang ditopang aktivitas perdagangan antarpulau dan antarprovinsi.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mengembangkan program misi dagang dan investasi untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra bisnis dari berbagai daerah hingga pasar internasional.
Melalui mekanisme business matching, pertemuan antara penjual dan calon pembeli dilakukan untuk membuka peluang transaksi secara langsung. Proses penjajakan bisnis bahkan dapat dimulai sebelum delegasi berangkat ke daerah tujuan.
Khofifah menyebut, sejumlah kegiatan misi dagang mampu menghasilkan nilai transaksi hingga triliunan rupiah dalam satu kali pertemuan. Capaian tersebut, menurutnya, memperlihatkan pentingnya memperluas akses pasar dan membangun jejaring usaha yang terencana.
AMSI Tegaskan Komitmen Menjaga Esensi Jurnalistik
Sementara itu, Ketua Umum AMSI Wahyu Dhyatmika menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Khofifah, atas dukungan dan sambutan terhadap para pimpinan media yang menghadiri AMSI Awards 2026.
Wahyu menegaskan, perubahan teknologi dan perkembangan industri media digital tidak boleh menghilangkan esensi jurnalistik.
“Setelah dua hari berdiskusi, AMSI ingin menutup puncak acara dengan optimisme. Esensi jurnalistik akan terus dijaga meskipun formatnya nanti bisa jadi berubah,” kata Wahyu.
Pernyataan tersebut relevan dengan tema IDMC 2026, yakni Media Reborn: Reinventing News Media in the Era of AI & Content Creator. Konferensi yang berlangsung pada 28–29 Oktober 2026 di Hotel Shangri-La, Surabaya, tersebut membahas transformasi media di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan pertumbuhan kreator konten.
Penjurian AMSI Awards Berlangsung Tiga Bulan
Ketua Panitia AMSI Awards 2026, Umi Kalsum, menjelaskan bahwa proses penjurian berlangsung selama tiga bulan sejak Agustus 2026. Penilaian dilakukan secara independen melalui dua tahapan, yakni penjurian awal oleh juri internal dan penjurian akhir oleh juri eksternal.
Peserta dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan skala perusahaan media, yakni media skala kecil dengan jumlah karyawan kurang dari 50 orang dan media skala besar dengan jumlah karyawan lebih dari 50 orang.
Berikut sejumlah penerima AMSI Awards 2026:
- Inovasi Konten dan Format Karya Jurnalistik Terbaik: Katadata (media besar) dan Zona Utara (media kecil).
- Inovasi Strategi dan Pertumbuhan Engagement Terbaik: Elshinta (media besar) dan NU Online (media kecil).
- Inovasi Produk AI atau Pemanfaatan AI Terbaik: Suara.com (media besar) dan Nukilan.id (media kecil).
- Inovasi Program Keberagaman dan Inklusivitas Terbaik: Tirto.id (media besar) dan Konde.co (media kecil).
- Inovasi Komersial dan Pengembangan Revenue Stream Terbaik: Berita Jatim (media besar) dan Indozone (media kecil).
Penyelenggaraan AMSI Awards 2026 dan IDMC 2026 mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta sejumlah mitra dari sektor swasta dan lembaga lainnya.
Di tengah perubahan lanskap media digital, penyelenggaraan konferensi dan penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa inovasi teknologi, keberlanjutan bisnis media, independensi redaksi, akurasi informasi, dan tanggung jawab kepada publik harus berjalan beriringan.
(Red-Garudasatunews)














