Gudang Rongsokan Trowulan Dua Kali Terbakar Sehari

oleh -29 Dilihat
oleh
Gudang Rongsokan Trowulan Dua Kali Terbakar Sehari
Gudang Rongsokan Trowulan Dua Kali Terbakar Sehari
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Gudang rongsokan di Dusun Sidomulyo, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, mengalami dua kali kebakaran dalam kurun waktu kurang dari 12 jam. Peristiwa tersebut memaksa petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto kembali berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke bangunan di sekitarnya.

Kebakaran pertama terjadi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 13.40 WIB. Beberapa jam setelah api berhasil dipadamkan, gudang yang sama kembali terbakar pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 01.15 WIB. Hingga kini, penyebab kedua insiden tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Komandan Regu (Ndanru) Damkar Pos 1 BPBD Kabupaten Mojokerto, Achmad Yani, mengatakan laporan pertama diterima dari warga setelah api membakar tumpukan barang rongsokan di dalam gudang.

“Dua kali terjadi kebakaran di lokasi yang sama. Pertama pada Minggu siang, kemudian kembali terbakar pada Senin dini hari. Kedua kejadian langsung kami tindak lanjuti dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam untuk proses pemadaman dan pembasahan,” ujarnya.

Pada kebakaran pertama, api melalap tumpukan rongsokan di area sekitar 20 x 20 meter. BPBD Kabupaten Mojokerto mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran yang didukung personel Polsek, Koramil, relawan, serta warga setempat untuk mempercepat proses penanganan.

Setelah upaya pemadaman berlangsung lebih dari satu jam, api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sekitar pukul 15.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sedangkan nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.

Namun, kondisi belum sepenuhnya aman. Pada Senin dini hari sekitar pukul 01.15 WIB, warga kembali melihat kobaran api muncul dari gudang yang sama dan segera melaporkannya kepada BPBD Kabupaten Mojokerto.

Merespons laporan tersebut, petugas kembali mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran menuju lokasi. Fokus penanganan tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan pembasahan secara menyeluruh guna mencegah munculnya titik api baru yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Pada kejadian kedua, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 10 x 20 meter. Berkat upaya petugas di lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.32 WIB.

“Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi. Fokus kami adalah memadamkan api secepat mungkin sekaligus melakukan pembasahan agar tidak muncul titik api baru. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.32 WIB,” kata Achmad Yani.

Hingga berita ini ditulis, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kedua peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran maupun besaran kerugian material masih menunggu hasil penyelidikan dan pendataan dari instansi terkait.

Peristiwa kebakaran yang terjadi dua kali dalam satu hari di lokasi yang sama menjadi perhatian karena menunjukkan pentingnya proses pembasahan dan pengawasan pascakebakaran, terutama pada lokasi penyimpanan material yang mudah terbakar. Meski demikian, penyebab munculnya kembali api belum dapat disimpulkan sebelum hasil penyelidikan resmi disampaikan oleh pihak berwenang.

BPBD Kabupaten Mojokerto mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di area penyimpanan barang bekas atau material mudah terbakar. Memasuki musim kemarau, risiko penyebaran api dinilai lebih tinggi sehingga langkah pencegahan dan deteksi dini sangat diperlukan untuk meminimalkan potensi kerugian yang lebih besar.

(Red-Garudasatunews)*

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.