Dandim Bojonegoro Cek TMMD Kesongo

oleh -55 Dilihat
oleh
Dandim Bojonegoro Cek TMMD Kesongo
Peninjauan awal sasaran kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke - 129 tahun 2026. [Foto : dok Kodim 0813 Bojonegoro]
banner 468x60

BOJONEGORO, Garudasatunews.id – Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto melakukan peninjauan awal sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (22/5/2026). Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan lokasi dan masyarakat penerima manfaat sebelum pelaksanaan program dimulai pertengahan Juli 2026 mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0813 Bojonegoro bersama jajaran meninjau langsung sejumlah titik sasaran pembangunan yang akan menjadi fokus pelaksanaan TMMD. Program terpadu lintas sektoral itu akan menyasar pembangunan infrastruktur pedesaan sekaligus penguatan sumber daya manusia masyarakat setempat.

Turut hadir dalam peninjauan itu sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, unsur Forkopimcam Kedungadem, Kepala Desa Kesongo beserta perangkat desa. Kehadiran lintas instansi tersebut menegaskan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan desa.

Program TMMD ke-129 di Desa Kesongo akan difokuskan pada dua sektor utama yakni sasaran fisik dan non fisik. Sasaran fisik meliputi pembangunan jalan desa, perbaikan rumah tidak layak huni, pembangunan drainase, rehabilitasi checkdam hingga pembangunan infrastruktur penunjang lainnya yang dinilai mendesak bagi kebutuhan warga.

Sementara itu, sasaran non fisik diarahkan pada kegiatan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan wawasan kebangsaan, penguatan ekonomi kerakyatan, serta pembinaan masyarakat guna mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menegaskan bahwa program TMMD merupakan bentuk nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan perhatian infrastruktur dan pemberdayaan sosial.

Menurutnya, tema TMMD tahun 2026 yakni “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” memiliki makna strategis bahwa pembangunan nasional harus dimulai dari penguatan desa sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.

“Dengan semangat kebersamaan, gotong royong dan kerja keras semua pihak, pembangunan yang dilakukan di desa akan menjadi pondasi kuat bagi kemajuan negara,” ujar Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Ia berharap seluruh sasaran fisik maupun non fisik dalam program TMMD ke-129 dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu serta memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Kesongo.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan jajaran TNI Kodim 0813 Bojonegoro atas dipilihnya Desa Kesongo sebagai lokasi pelaksanaan TMMD selama 30 hari tersebut.

Menurutnya, program TMMD dinilai efektif dalam mempercepat pembangunan infrastruktur desa yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga dinilai mampu membangkitkan kembali budaya gotong royong warga bersama aparat pemerintah dan TNI.

“Kami sangat bersyukur, dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemkab Bojonegoro dan TNI Kodim 0813 Bojonegoro atas hadirnya kegiatan TMMD sebagai bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat desa. Semoga program ini memberikan banyak manfaat, serta mampu memperlancar arus perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan warga kami,” pungkas Kusnadi.

(Red−Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.