Baperun Banyuwangi Padukan Olahraga, Pajak, dan Aksi Sosial

oleh -68 Dilihat
oleh
Baperun Banyuwangi Padukan Olahraga, Pajak, dan Aksi Sosial
Event Baperun di Banyuwangi diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah.
banner 468x60

BANYUWANGI, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar ajang Bapenda Run (Baperun) 2026 yang diikuti sekitar 1.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia, Minggu (26/7/2026). Selain menjadi sarana olahraga massal, kegiatan tersebut dimanfaatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kepatuhan membayar pajak melalui program undian pajak kendaraan bermotor.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani secara langsung melepas peserta dari halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Lomba lari sejauh 5 kilometer itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pajak Nasional 2026 sekaligus strategi pemerintah daerah mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Menurut Ipuk, pembudayaan gaya hidup sehat melalui olahraga merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdampak pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat membiasakan hidup sehat dengan olahraga yang dapat diikuti berbagai kelompok usia. Kesehatan menjadi fondasi penting bagi peningkatan pendidikan maupun kesejahteraan masyarakat,” ujar Ipuk.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus menjalankan program yang berorientasi pada peningkatan sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Ajang tersebut juga menarik minat peserta dari luar Banyuwangi. Salah satunya Okris Halla, pelari asal Kabupaten Jember, yang mengaku memilih mengikuti kompetisi di Banyuwangi meski pada waktu yang sama terdapat perlombaan serupa di daerah lain.

“Saya sudah mempersiapkan diri cukup lama. Saya memilih mengikuti lomba di Banyuwangi dan bersyukur dapat meraih hasil terbaik,” kata Okris.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Banyuwangi, Syamsudin, menjelaskan Baperun mempertandingkan tiga kategori, yakni pelajar, umum, dan grand master. Bersamaan dengan kegiatan tersebut, Bapenda juga melaksanakan pengundian Sipundiwangi (Sistem Pelaksanaan Undian Pajak Daerah di Banyuwangi) Tahap I yang diperuntukkan bagi wajib pajak kendaraan bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Syamsudin mengatakan program undian pajak akan berlanjut pada Tahap II yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 dengan sasaran wajib pajak sektor restoran, perhotelan, serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Sementara Tahap III direncanakan digelar pada Desember 2026 dan mencakup seluruh jenis pajak daerah.

Selain edukasi perpajakan, penyelenggara menyatakan sebagian dana yang berasal dari biaya pendaftaran peserta akan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk mendukung program penanganan kemiskinan di Banyuwangi.

Program yang menggabungkan olahraga, edukasi perpajakan, dan kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu inovasi pemerintah daerah dalam memperluas partisipasi masyarakat sekaligus mendorong kepatuhan wajib pajak. Namun demikian, efektivitas program terhadap peningkatan penerimaan pajak daerah maupun dampaknya terhadap capaian target pendapatan daerah masih memerlukan evaluasi berbasis data yang dapat diakses publik sesuai prinsip keterbukaan informasi.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.