TUBAN, Garudasatunews.id – Aparat Satlantas Polres Tuban menggerebek aksi balap liar di Jalan Soekarno Hatta, Minggu (1/3/2026) dini hari, dan mengamankan puluhan kendaraan serta pengendara yang diduga terlibat aktivitas berbahaya tersebut. Penindakan dilakukan sekitar pukul 00.30 WIB menjelang sahur, saat lokasi terpantau dipadati kelompok anak muda yang memacu kendaraan tanpa pengamanan.
Dalam operasi itu, polisi menyita 73 sepeda motor dan mengamankan 80 orang yang berada di lokasi. Petugas menyebut para pelaku sempat berupaya membubarkan diri setelah mengetahui adanya razia, namun akses jalan yang telah dipetakan sebelumnya membuat mereka tidak dapat melarikan diri.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Tuban, Ipda Rizky Dwi Prasetyo, mengatakan seluruh kendaraan dan pengendara langsung dibawa ke Mapolres Tuban untuk pendataan dan proses lebih lanjut.
“Kalau kendaraan ada 73 motor dan pengendara sebanyak 80 orang,” ujarnya.
Penertiban tersebut mengungkap bahwa praktik balap liar masih marak terjadi pada jam rawan, terutama selama Ramadan, ketika pengawasan kerap dianggap longgar. Para pengendara bahkan terpaksa menuntun kendaraan mereka menuju kantor polisi sebagai bagian dari penindakan di tempat.
Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie, menegaskan bahwa pihaknya telah berulang kali memberikan imbauan, namun masih ditemukan pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan publik. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya melanggar hukum lalu lintas, tetapi juga mengancam nyawa pelaku maupun pengguna jalan lain.
Operasi ini menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menekan angka kecelakaan akibat balap liar serta mendorong pengawasan yang lebih konsisten terhadap titik-titik rawan yang kerap dijadikan arena balapan ilegal. (Red-Garudasatunews)













