MALANG, Garudasatunews.id – Arema FC resmi melepas penyerang asal Brasil, Joel Vinicius Silva dos Anjos, secara permanen menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Keputusan tersebut diambil setelah manajemen dan tim pelatih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap komposisi skuad seusai rangkaian pramusim, termasuk Piala Presiden 2026.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan pelepasan Joel merupakan bagian dari penyesuaian kebutuhan tim. Menurutnya, evaluasi tidak hanya mempertimbangkan performa individu, tetapi juga komposisi pemain asing dan lokal serta kecocokannya dengan kebutuhan teknis yang dibangun pelatih Marcos Santos.
“Dari hasil evaluasi tersebut, kami memutuskan melepas Joel Vinicius secara permanen sebagai bagian dari penyesuaian kebutuhan skuad untuk menghadapi Super League 2026/2027,” kata Yusrinal dalam keterangan resmi klub.
Pelepasan tersebut diumumkan seusai laga uji coba Arema FC menghadapi RANS Nusantara FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Sabtu (22/8/2026). Momentum itu menjadi penanda bahwa manajemen mulai merampungkan komposisi pemain untuk menghadapi musim baru.
Keputusan ini menarik perhatian karena Joel sebelumnya didatangkan Arema FC dengan ekspektasi memperkuat lini depan. Penyerang tersebut bergabung pada putaran kedua musim 2025/2026 dan sempat menunjukkan kontribusi penting. Pada laga melawan Semen Padang FC, 15 Februari 2026, Joel mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 Arema FC.
Bahkan, ketika direkrut dari Borneo FC pada Januari 2026, manajemen Arema FC menyebut Joel sebagai bagian dari kebutuhan jangka panjang dan mengikatnya hingga 2027.
Namun, rencana tersebut berubah setelah evaluasi pramusim. Manajemen memilih mengakhiri kerja sama dan melepas pemain berusia 31 tahun itu secara permanen. Klub tidak membeberkan secara rinci aspek teknis atau statistik tertentu yang menjadi dasar utama keputusan tersebut, selain menyebut penyesuaian kebutuhan skuad secara keseluruhan.
Dari sisi strategi, langkah tersebut membuka ruang bagi Arema FC untuk menyusun ulang lini depan dan memaksimalkan komposisi pemain asing. Manajemen menyebut masih terdapat satu slot pemain asing yang dapat digunakan untuk melengkapi skuad sebelum kompetisi resmi dimulai.
Arema FC memastikan tetap mengapresiasi dedikasi dan profesionalisme Joel selama memperkuat Singo Edan. Manajemen juga mendoakan kelanjutan karier pemain asal Brasil tersebut di klub berikutnya.
Kini, perhatian Arema FC beralih pada penyelesaian komposisi akhir skuad. Dengan keputusan melepas Joel, manajemen dituntut memastikan perubahan tersebut tidak mengurangi daya gedor tim sekaligus mampu mendukung filosofi permainan yang disiapkan untuk menghadapi persaingan Super League 2026/2027.
(Red-Garudasatunews)














