Pemkab Blitar Kirim 14 Ton Bantuan ke NTT

oleh -15 Dilihat
oleh
Pemkab Blitar Kirim 14 Ton Bantuan ke NTT
Bupati Blitar, Rijanto memimpin rapat penggalang bantuan.
banner 468x60

BLITAR, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Blitar memberangkatkan bantuan kemanusiaan sekitar 14 ton untuk warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan senilai sekitar Rp350 juta itu diberangkatkan dari halaman Kantor Pemkab Blitar, Selasa (25/8/2026).

Bantuan tersebut diberangkatkan langsung Bupati Blitar Rijanto menggunakan tiga truk. Sebanyak 20 relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar turut diberangkatkan menggunakan satu bus untuk mendampingi proses pengiriman logistik hingga ke tujuan.

Secara keseluruhan, logistik yang dikirim terdiri atas 8.778 kilogram telur, 2.650 kilogram beras, 2.000 kilogram gula, 356,5 kilogram sambal pecel, 627 dus susu, serta 10 dus mi instan. Komposisi tersebut menunjukkan fokus bantuan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan pangan dasar masyarakat terdampak bencana.

Bantuan dihimpun melalui gotong royong berbagai unsur di Kabupaten Blitar, mulai aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, koperasi, pelaku usaha peternakan, produsen susu, pelaku UMKM hingga Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi (Perpadi). Sambal pecel yang menjadi salah satu bagian bantuan juga berasal dari produk UMKM lokal Blitar.

Bupati Blitar Rijanto meminta relawan memastikan seluruh logistik tetap aman selama perjalanan. Pengamanan distribusi menjadi penting mengingat bantuan tidak berhenti pada proses pemberangkatan, tetapi harus dipastikan sampai dalam kondisi layak dan dapat segera dimanfaatkan warga terdampak.

Dari Blitar, bantuan selanjutnya akan dikonsolidasikan bersama bantuan dari sejumlah daerah melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan BPBD Jawa Timur. Bantuan tersebut direncanakan diberangkatkan melalui jalur laut dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju wilayah NTT.

Langkah Pemkab Blitar tersebut berlangsung di tengah besarnya kebutuhan kemanusiaan pascagempa NTT. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga telah mengerahkan personel BPBD, tenaga kesehatan dan bantuan logistik untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak.

BNPB sendiri mencatat distribusi bantuan ke wilayah terdampak terus meningkat. Pada 19 Agustus 2026, bantuan yang telah dikirim mencapai 167 ton, kemudian pada 20 Agustus kembali dikirim 102 ton yang terdiri atas 42 ton donasi dan 60 ton dari Dana Siap Pakai.

Pemkab Blitar masih membuka kesempatan bagi masyarakat maupun pihak lain yang ingin berkontribusi membantu penyintas gempa NTT hingga 20 September 2026. Pemerintah daerah berharap dukungan tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat solidaritas antardaerah dalam menghadapi bencana.

Di sisi lain, efektivitas bantuan tetap bergantung pada ketepatan distribusi dan kesesuaian dengan kebutuhan lapangan. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, BPBD, relawan dan pihak terkait menjadi faktor penting agar bantuan tidak sekadar terkumpul dan diberangkatkan, tetapi benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.