PAMEKASAN, Garudasatunews.id — Menyusul memburuknya akses air bersih di tengah musim kemarau 2026, Pemerintah Kabupaten Pamekasan resmi menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Pendistribusian bantuan dimulai pada Senin, 17 Agustus 2026, dengan mengerahkan enam unit mobil tangki air untuk menjangkau desa-desa yang mengalami krisis air.
Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, menjelaskan penyaluran ini dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama sejumlah instansi terkait guna memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.
“Pendistribusian bantuan air bersih ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan air bersih di masyarakat. Selain itu, seluruh armada kami juga tetap siaga untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan,” ungkapnya.
Berdasarkan data BPBD Pamekasan, situasi kekeringan tahun ini cukup luas, melanda 11 kecamatan, 82 desa, dan 282 dusun, dengan tingkat kekeringan yang bervariasi dari kategori kering, langka, hingga kritis. Penyaluran air bersih akan terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan selama kondisi belum membaik. (Red-Garudasatunews)















