Puncak Peringatan HUT ke-81 Jatim di Sumenep : Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 17,36 Miliar

oleh -22 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20261017-WA0004

SUMENEP, Garudasatunews.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Sapa Bansos dan Bakti Sosial sebagai puncak rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan berbagai bantuan sosial (bansos) dan hibah pemberdayaan dengan total nilai mencapai Rp17,36 miliar.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa kucuran dana jumbo tersebut merupakan bagian dari sinergi lintas sektor yang mencakup program Dinas Sosial, zakat produktif BUMD, pemberdayaan masyarakat desa, hingga bantuan keuangan khusus untuk desa.

“Melalui Sapa Bansos ini, kami ingin memperkuat kebersamaan dan kepedulian kepada masyarakat. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung ikhtiar keluarga untuk semakin mandiri dan sejahtera,” ujar Khofifah.

Rincian Alokasi Program Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan

Pengucuran bantuan sebesar Rp17,36 miliar tersebut tersebar secara rinci pada berbagai klaster penerima manfaat :

1. Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur (Rp6,95 Miliar)
* Program Keluarga Harapan (PKH) Plus: Rp5,76 miliar disalurkan kepada 2.880 keluarga penerima manfaat (masing-masing Rp2 juta/tahun).
* Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD): Rp381,6 juta dialokasikan untuk 106 penerima (masing-masing Rp3,6 juta/tahun).
* BLT Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT): Rp27 juta untuk 27 buruh pabrik rokok (masing-masing Rp1 juta/tahun).
* Kewirausahaan Inklusif Produktif (KIP):
* KIP Putri Jawara: Rp300 juta untuk 100 penerima (Rp3 juta/tahun).
* KIP PPKS Jawara: Rp15 juta untuk 5 penerima (Rp3 juta/tahun).
* Bantuan Alat Bantu Mobilitas: Penyerahan simbolis alat bantu mobilitas bagi penyandang disabilitas.

2. Sektor Zakat Produktif & BUMD
* Zakat Produktif BUMD Jatim: Rp50 juta disalurkan untuk 100 pelaku usaha mikro (masing-masing Rp500 ribu).
* Bantuan modal usaha serta bedah rumah hasil kerja sama Baznas dan UPZ Dinas Sosial Jatim.

3. Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD Jatim – Rp603,2 Juta)
* Program Desa Berdaya: Rp200 juta (2 desa).
* Program Jatim Puspa: Rp268,2 juta (2 desa).
* Pemberdayaan BUM Desa: Rp100 juta (1 desa).

4. Bantuan Keuangan dan Infrastruktur Desa (Rp9,75 Miliar)
Bantuan modal dan perbaikan infrastruktur dialokasikan melalui beberapa organisasi perangkat daerah (OPD):
* DPRKPCK: Rp4,575 miliar untuk pembangunan di 39 desa.
* Dinas PU Bina Marga: Rp4,3 miliar untuk pemeliharaan infrastruktur di 22 desa, ditambah 150 drum aspal dalam Program Pembinaan Jalan Kabupaten.
* Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan: Rp800 juta menjangkau 3 desa.
* DPMD: Rp75 juta untuk 1 desa.

5. Dukungan Sektor Kelautan, Pertanian, dan UMKM
* Dinas Kelautan dan Perikanan: 40 jaring ikan dan 4 unit mesin kapal untuk kelompok nelayan.
* Dinas Pertanian: 3 unit mesin pemipil jagung (corn sheller) dan 17 unit traktor tangan (hand tractor).
* Dinas Koperasi dan UMKM: 5 unit etalase usaha bagi pelaku UMKM lokal.

6. Operasional & Tali Asih Pilar Sosial (Rp476,2 Juta)
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi pendamping lapangan, Pemprov Jatim mengalokasikan tali asih kepada 246 pilar sosial yang terdiri dari SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian Pemprov Jatim yang menunjuk Kabupaten Sumenep sebagai tuan rumah puncak perayaan HUT Jatim. Menurutnya, bantuan ini sangat krusial bagi geografis Sumenep yang memiliki banyak wilayah kepulauan.

“Sumenep ini kaya akan pulau. Kehadiran Ibu Gubernur membawa oleh-oleh kebahagiaan bagi masyarakat, mulai dari alsintan, pengaspalan jalan, hingga bansos. Kami berharap perhatian ini terus berlanjut hingga menjangkau warga di pulau-pulau terpencil,” tutur Wabup Imam Hasyim.

Di sisi lain, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim, Novi Restu Widiani, menyebut gelaran Sapa Bansos di Pantai Slopeng ini sebagai kegiatan termeriah sepanjang tahun 2026.

“Kegiatan Sapa Bansos di Sumenep ini dihadiri sekitar 500 penerima manfaat. Ini menjadi yang termeriah sepanjang tahun 2026 dan menunjukkan betapa besarnya antusiasme serta sukacita masyarakat dalam merayakan Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur,” pungkas Novi.

Acara tersebut diakhiri dengan doa bersama untuk kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur dan Indonesia. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.