Kakek Penjual Tempe Disiram Cairan Diduga Air Keras

oleh -20 Dilihat
oleh
Kakek Penjual Tempe Disiram Cairan Diduga Air Keras
Korban Dirawat Intensif di RSUD dr Darsono Pacitan (Foto: Istimewa)
banner 468x60

PACITAN, Garudasatunews.id – Seorang kakek penjual tempe keliling di Kabupaten Pacitan menjadi korban dugaan penyiraman cairan keras oleh dua orang tak dikenal saat melintas di jalur persawahan Desa Wiyoro, Kecamatan Ngadirojo, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Korban mengalami luka serius pada bagian mata, telinga, dan dada hingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Darsono Pacitan.

Korban diketahui bernama Eko Susanto, warga Dusun Plugon, Desa Pagerrejo, Kecamatan Ngadirojo. Saat kejadian, korban sedang mengendarai sepeda motor menuju Pasar Ngadirojo untuk mengambil tempe dagangan yang akan dijual keliling.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, aksi penyiraman diduga telah direncanakan pelaku. Dua pria tak dikenal disebut menghentikan korban di jalan sepi pinggir sawah dengan alasan hendak menitipkan sesuatu.

“Pelaku bilang ada titipan. Setelah bapak berhenti, mereka langsung menyiramkan cairan dari botol ke tubuh bapak,” ujar Sela Dewi Agustina, anak korban.

Kedua pelaku disebut mengenakan jas hujan serta helm tertutup sehingga menyulitkan identifikasi. Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban dalam kondisi kesakitan di lokasi kejadian.

Dalam kondisi terluka, korban berupaya mencari pertolongan dengan mendatangi Polsek Ngadirojo. Petugas kepolisian kemudian membawa korban ke instalasi gawat darurat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Darsono Pacitan untuk penanganan medis lebih lanjut.

Hingga kini korban masih menjalani perawatan intensif akibat luka yang diderita. Dugaan penggunaan cairan berbahaya dalam kasus tersebut memicu perhatian warga karena korban diketahui hanya seorang pedagang kecil yang sehari-hari berjualan tempe keliling.

Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik aksi brutal tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan polisi disebut tengah menelusuri jejak pelaku di sekitar lokasi kejadian.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.