15 Proyek Jalan Poros Desa Gresik Segera Dimulai

oleh -38 Dilihat
oleh
15 Proyek Jalan Poros Desa Gresik Segera Dimulai
15 Proyek Jalan Poros Desa Gresik Segera Dimulai
banner 468x60

GRESIK, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memastikan 15 paket proyek peningkatan Jalan Poros Desa (JPD) segera memasuki tahap pelaksanaan setelah proses lelang dinyatakan selesai dan pemenang tender telah ditetapkan. Proyek yang dikerjakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik tersebut ditargetkan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan akses transportasi masyarakat di sejumlah desa.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan pembangunan infrastruktur jalan desa tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, peningkatan kualitas Jalan Poros Desa dilakukan secara bertahap dengan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta sinergi bersama DPRD Kabupaten Gresik.

“Fokus pembangunan diarahkan pada ruas jalan yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat, baik untuk mobilitas harian maupun distribusi hasil pertanian dan usaha. Infrastruktur yang memadai diharapkan mampu memperlancar arus barang dan jasa serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ujar Gus Yani, Kamis (11/6/2026).

Ia menambahkan, pelaksanaan pembangunan harus berjalan sesuai perencanaan dan tepat sasaran. Karena itu, pemerintah daerah juga mendorong partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap proses pelaksanaan proyek agar tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Sebanyak 15 paket Jalan Poros Desa yang akan dikerjakan tersebar di sejumlah kecamatan. Di Kecamatan Menganti meliputi ruas Domas-Hulaan, Randupadangan-Gempol Kurung, serta Setro-Pengalangan. Di Kecamatan Wringinanom mencakup ruas Kepuhklagen-Batas Kabupaten Mojokerto, Kesamben Kulon-Sumbergede, dan Sooko-Pedagangan.

Selanjutnya di Kecamatan Balongpanggang terdapat ruas Karangsemanding, Banjaragung, Sekarputih, serta Karangsemanding-Banjaragung. Pekerjaan lainnya berada di ruas Sembayat-Morobakung Kecamatan Manyar, Tambakberas serta Cerme Kidul-Betiting di Kecamatan Cerme, hingga Sumari-Sumengko dan Petisbenem-Wadak Kidul di Kecamatan Duduksampeyan.

Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Gresik Eddy Pancoro mengatakan salah satu paket di Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti, telah memiliki pemenang tender. Dalam waktu dekat pemerintah menjadwalkan penandatanganan kontrak sekaligus penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

“Proses pengadaan sudah selesai dan minggu ini dijadwalkan penandatanganan kontrak sebagai awal pelaksanaan pekerjaan,” kata Eddy.

Menurut Eddy, paket pekerjaan sengaja dikelompokkan berdasarkan wilayah kecamatan untuk meningkatkan efisiensi pelaksanaan. Khusus di Kecamatan Menganti, pembetonan difokuskan pada tiga ruas strategis dengan total panjang sekitar 880 meter.

Rinciannya meliputi ruas Randupadangan sepanjang kurang lebih 320 meter, ruas Setro-Pengalangan sekitar 190 meter, serta ruas Domas-Hulaan sepanjang 175 meter.

DPUTR juga memastikan pekerjaan tidak hanya berupa pelapisan permukaan jalan, melainkan peningkatan struktur menggunakan konstruksi rigid beton. Sebelum pengecoran dilakukan, petugas akan membangun Tanggul Penahan Tanah (TPT) guna menjaga stabilitas badan jalan.

Selain itu, lebar jalan yang sebelumnya berkisar 3,5 hingga 4 meter akan ditingkatkan menjadi sekitar 5 meter dengan spesifikasi ketebalan konstruksi beton mencapai 30 sentimeter sesuai standar teknis yang diterapkan pemerintah daerah.

Pemkab Gresik menargetkan seluruh paket pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar empat bulan. Meski demikian, penyelesaian setiap ruas jalan dimungkinkan lebih cepat menyesuaikan progres pelaksanaan di lapangan.

Peningkatan Jalan Poros Desa tersebut dilakukan untuk mendukung tingginya aktivitas ekonomi masyarakat di sejumlah kawasan yang menjadi jalur distribusi perdagangan, kawasan permukiman, hingga akses penghubung antardaerah. Pemerintah berharap infrastruktur yang lebih baik dapat meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat serta memperkuat pertumbuhan ekonomi desa.

Sejumlah warga menyambut positif rencana pembangunan tersebut karena selama musim hujan kondisi sejumlah ruas jalan kerap mengalami kerusakan yang dinilai mengganggu keselamatan pengguna jalan dan aktivitas perekonomian. Dengan pelaksanaan proyek ini, masyarakat berharap akses transportasi menjadi lebih aman, nyaman, dan mampu menunjang aktivitas sosial maupun ekonomi di wilayah pedesaan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.