15 Paket Jalan Poros Desa Gresik Segera Dibeton

oleh -60 Dilihat
oleh
15 Paket Jalan Poros Desa Gresik Segera Dibeton
15 Paket Jalan Poros Desa Gresik Segera Dibeton
banner 468x60

GRESIK, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) segera mengerjakan 15 paket proyek Jalan Poros Desa (JPD) di sejumlah wilayah. Proyek tersebut diarahkan untuk memperbaiki akses mobilitas warga sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah desa. Proses lelang disebut telah selesai dan pemenang kontrak untuk pengerjaan paket proyek telah ditetapkan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pembangunan infrastruktur tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Penanganan jalan difokuskan pada ruas yang menjadi akses utama masyarakat, termasuk jalur mobilitas harian serta distribusi hasil usaha dan pertanian.

Menurutnya, perbaikan kondisi jalan diharapkan membuat arus barang dan jasa lebih lancar sehingga berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat desa. Pemkab Gresik juga mendorong agar pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertahap dan merata.

Sebanyak 15 paket JPD tersebut tersebar di beberapa kecamatan. Di Kecamatan Menganti, pekerjaan mencakup ruas Domas-Hulaan, Randupadangan-Gempol Kurung, dan Setro-Pengalangan.

Di Kecamatan Wringinanom, proyek meliputi ruas Kepuhklagen-Batas Kabupaten Mojokerto, Kesamben Kulon-Sumbergede, serta Sooko-Pedagangan. Sementara di Kecamatan Balongpanggang terdapat penanganan Jalan Poros Desa Karangsemanding, Banjaragung, Sekarputih, dan ruas Karangsemanding-Banjaragung.

Paket lainnya berada di ruas Sembayat-Morobakung Kecamatan Manyar, Tambakberas dan Cerme Kidul-Betiting Kecamatan Cerme, serta Sumari-Sumengko dan Petisbenem-Wadak Kidul di Kecamatan Duduksampeyan.

Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Gresik Eddy Pancoro menjelaskan, salah satu paket yang memasuki tahap akhir administrasi berada di Kecamatan Menganti. Pekerjaan di wilayah tersebut dikelompokkan berdasarkan kecamatan agar pelaksanaan lebih efektif dan efisien.

Di Menganti, pembetonan difokuskan pada tiga ruas strategis dengan total panjang yang dilaporkan sekitar 880 meter. Ruas tersebut meliputi Randupadangan sekitar 320 meter, Setro-Pengalangan sekitar 190 meter, serta Domas-Hulaan sekitar 175 meter.

Pekerjaan tidak hanya berupa pelapisan permukaan jalan. Konstruksi yang digunakan berupa rigid beton, dengan rencana pelebaran jalan dari sekitar 3,5-4 meter menjadi 5 meter dan ketebalan beton hingga 30 sentimeter. Sebelum pembetonan, Tanggul Penahan Tanah (TPT) juga disiapkan untuk menjaga kestabilan struktur tanah dan mengantisipasi potensi longsor.

Pemkab Gresik menargetkan pekerjaan di tiga titik Kecamatan Menganti dapat diselesaikan dalam waktu sekitar empat bulan, dengan kemungkinan sejumlah ruas rampung lebih cepat.

Di sisi lain, karena proyek tersebut menggunakan APBD, pelaksanaan pekerjaan menjadi bagian yang perlu diawasi bersama. Pemerintah daerah sebelumnya mengimbau masyarakat ikut memantau agar pembangunan berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi warga.

Dengan 15 paket JPD yang tersebar di sejumlah kecamatan, perhatian berikutnya bukan hanya pada terealisasinya pembetonan, tetapi juga kesesuaian spesifikasi, volume pekerjaan, kualitas konstruksi, dan ketepatan waktu penyelesaian. Pengawasan publik menjadi penting agar investasi infrastruktur daerah benar-benar menghasilkan jalan yang kuat dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.