14.373 KPM Kota Mojokerto Terima 30 Kg Beras

oleh -25 Dilihat
oleh
14.373 KPM Kota Mojokerto Terima 30 Kg Beras
Penyaluran bantuan pangan berupa beras tahap IV di Kota Mojokerto. [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Sebanyak 14.373 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Mojokerto menerima bantuan pangan berupa 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026. Penyaluran bantuan tahap IV ini dilakukan serentak melalui masing-masing kelurahan.

Penyaluran secara resmi dimulai di Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Senin (17/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dan jajaran terkait.

Kepala Perum Bulog Cabang Mojokerto Muhammad Husin mengatakan, setiap KPM memperoleh 10 kilogram beras setiap bulan. Karena bantuan diberikan untuk tiga bulan sekaligus, total yang diterima setiap keluarga mencapai 30 kilogram.

“Data penerima yang digunakan berasal dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial,” kata Husin.

Dari total 14.373 KPM di Kota Mojokerto, sebanyak 3.461 penerima berada di Kecamatan Kranggan. Sementara Kelurahan Meri tercatat memiliki 721 KPM penerima bantuan. Bulog menargetkan seluruh proses penyaluran rampung pada akhir September 2026.

Di tingkat pelaksanaan, penyaluran bantuan pangan dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 23 Agustus 2026 melalui kelurahan masing-masing. Skema distribusi tersebut membuat pengawasan di tingkat lokal menjadi penting untuk memastikan bantuan diterima utuh oleh keluarga yang telah ditetapkan sebagai penerima.

Husin menjelaskan, warga yang merasa memenuhi persyaratan tetapi belum tercatat sebagai penerima dapat mengajukan usulan melalui pemerintah desa atau kelurahan. Pengajuan kemudian diproses secara berjenjang melalui kecamatan dan Dinas Sosial untuk diteruskan kepada Kementerian Sosial.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyebut bantuan tersebut merupakan program bantuan pangan Badan Pangan Nasional. Menurutnya, pemberian sekaligus untuk tiga bulan membuat setiap KPM menerima total 30 kilogram beras.

Besarnya jumlah penerima menunjukkan program ini memiliki cakupan yang signifikan di Kota Mojokerto. Karena itu, akurasi data penerima, ketepatan jumlah beras, serta kelancaran distribusi menjadi aspek penting yang perlu dipastikan dalam setiap tahap penyaluran.

Dari sisi keterbukaan informasi publik, masyarakat juga memiliki ruang untuk mengetahui mekanisme penetapan penerima dan jalur pengusulan apabila terdapat warga yang memenuhi kriteria tetapi belum masuk daftar. Dengan demikian, penyaluran bantuan tidak berhenti pada distribusi, tetapi juga harus menjamin ketepatan sasaran dan akuntabilitas pelaksanaannya.

Hingga saat ini, Bulog Mojokerto menyatakan distribusi bantuan beras untuk 14.373 KPM tersebut ditargetkan selesai pada September 2026.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.