Warga Sampang Swadaya Bangun Jalan Poros Desa

oleh -52 Dilihat
oleh
Warga Sampang Swadaya Bangun Jalan Poros Desaa
Warga Sampang Swadaya Bangun Jalan Poros Desaa
banner 468x60

SAMPANG, Garudasatunews.id – Warga Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, berinisiatif membangun jalan poros penghubung Desa Daleman dengan Desa Pesarenan melalui skema swadaya masyarakat. Langkah tersebut muncul setelah kondisi jalan yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas warga dinilai mengalami kerusakan dan belum mendapatkan penanganan, sehingga memengaruhi kelancaran mobilitas masyarakat.

Berdasarkan rencana yang telah disusun panitia pelaksana, jalan yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 800 meter dengan lebar sekitar 3 meter. Estimasi kebutuhan anggaran untuk merealisasikan pembangunan tersebut mencapai kurang lebih Rp400 juta.

Koordinator Pelaksana Pembangunan, Talim, mengatakan keputusan membangun jalan secara mandiri merupakan hasil kesepakatan warga setelah mempertimbangkan kondisi infrastruktur yang dinilai mendesak untuk diperbaiki. Menurutnya, masyarakat memilih mengandalkan gotong royong sebagai solusi agar akses transportasi tidak semakin memburuk.

“Kami mengandalkan dana swadaya masyarakat. Setiap rumah direncanakan berpartisipasi sebesar Rp2 juta, bahkan warga rela mengorbankan anggaran perayaan Bulan Maulid demi mendukung pembangunan jalan. Selain itu, kami juga akan berupaya menggalang donasi dari pihak luar,” ujar Talim, Minggu (5/7/2026).

Ia menjelaskan, kebutuhan anggaran masih dalam tahap penghitungan sesuai spesifikasi pekerjaan yang direncanakan. Saat ini panitia memprioritaskan pengumpulan dana dari masyarakat dan calon donatur sebelum pekerjaan fisik dimulai.

“Jika dana yang dibutuhkan telah mencukupi, Insya Allah pembangunan akan dimulai secara bertahap pada bulan ini,” katanya.

Selain menggalang dana secara mandiri, warga juga berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sampang terhadap kondisi jalan poros di wilayah pedesaan. Menurut Talim, jalan tersebut memiliki fungsi strategis sebagai akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun sosial.

“Kami berharap pemerintah lebih memperhatikan jalan-jalan yang menjadi kewenangannya untuk diperbaiki. Jalan poros ini merupakan kebutuhan masyarakat sehingga diharapkan dapat menjadi prioritas dalam pembangunan infrastruktur,” tuturnya.

Jalan yang direncanakan dibangun menghubungkan Desa Daleman dengan Desa Pesarenan dan selama ini menjadi jalur vital bagi mobilitas warga. Kondisi jalan yang rusak dinilai memperlambat perjalanan serta berpotensi menghambat aktivitas masyarakat apabila tidak segera ditangani.

Untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan secara tertib dan akuntabel, masyarakat telah membentuk kepanitiaan yang terdiri atas ketua pelaksana, bendahara, dan sejumlah anggota. Panitia bertugas mengoordinasikan penggalangan dana, mengelola pelaksanaan pembangunan, serta mempertanggungjawabkan penggunaan dana kepada masyarakat sesuai prinsip keterbukaan informasi publik.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.