Kebakaran KM Sri Sumber Rejeki Rugikan Rp1,6 Miliar

oleh -16 Dilihat
oleh
Kebakaran KM Sri Sumber Rejeki Rugikan Rp1,6 Miliar
Kebakaran KM Sri Sumber Rejeki Rugikan Rp1,6 Miliar
banner 468x60

LAMONGAN, Garudasatunews.id – Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan sebagian besar badan KM Sri Sumber Rejeki saat bersandar di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Kabupaten Lamongan, Sabtu (27/6/2026). Kerugian material akibat insiden tersebut ditaksir mencapai Rp1,6 miliar.

Kapal nelayan berkapasitas 28 Gross Ton (GT) milik Karpandi, warga Kecamatan Brondong, itu diduga mengalami gangguan pada instalasi kelistrikan. Berdasarkan keterangan kepolisian, titik awal kebakaran teridentifikasi muncul dari area rumah kapal sebelum api menjalar cepat ke ruang mesin dan menghanguskan berbagai perlengkapan di dalam kapal.

“Kepulan asap pertama kali terlihat dari bagian depan rumah kapal, kemudian api membesar dan membakar sebagian besar badan kapal,” ujar Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Muhammad Hamzaid, Minggu (28/6/2026).

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, seluruh anak buah kapal diketahui sedang berada di darat untuk menunaikan salat.

Petugas pemadam kebakaran bersama personel Satpolairud Polres Lamongan dan warga sekitar segera melakukan upaya pemadaman. Namun, proses penanganan terkendala oleh banyaknya material mudah terbakar di dalam kapal, termasuk keberadaan tangki berisi bahan bakar solar yang memicu kobaran api bertahan cukup lama.

Setelah upaya pemadaman berlangsung sekitar dua jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan api. Proses pendinginan kemudian dilanjutkan hingga sekitar pukul 21.20 WIB guna memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Ipda Muhammad Hamzaid menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Hingga saat ini, bangkai KM Sri Sumber Rejeki masih berada di area dermaga PPN Brondong dan telah dipasangi garis polisi sebagai bagian dari proses investigasi.

Penyidik Satpolairud Polres Lamongan kini mendalami kemungkinan adanya faktor teknis maupun unsur lain yang menyebabkan terjadinya kebakaran, termasuk melakukan pengumpulan keterangan dan pemeriksaan di lokasi kejadian. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.