SIDOARJO, Garudasatunews.id – Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo segera menangani kerusakan bangunan di SD Negeri (SDN) Kupang 4 dan SDN Kupang 3, Kecamatan Jabon, setelah menemukan sejumlah ruang belajar dalam kondisi rusak saat melakukan inspeksi lapangan, Selasa (21/7/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi sarana pendidikan sekaligus mengevaluasi kesiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah pesisir yang hingga kini belum sepenuhnya terjangkau layanan program tersebut.
Di SDN Kupang 4 Jabon, Wakil Bupati menemukan empat ruang kelas yang memerlukan rehabilitasi. Ia meminta perbaikan segera direncanakan dengan menggunakan material yang sesuai karakteristik kawasan pesisir agar bangunan lebih tahan terhadap korosi akibat tingginya kadar garam.
Menurut Mimik, jumlah peserta didik yang hanya mencapai 12 orang tidak boleh menjadi alasan berkurangnya perhatian pemerintah terhadap pemenuhan hak atas pendidikan yang layak.
“Setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan layak, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil,” tegasnya.
Saat melanjutkan peninjauan ke SDN Kupang 3 Jabon yang memiliki sekitar 70 siswa, Mimik kembali menemukan sejumlah kerusakan fisik bangunan. Atap yang bocor, dinding retak, hingga sekat antarkelas yang berlubang dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan proses belajar mengajar.
Ia meminta Dinas Pendidikan segera menyusun langkah teknis apabila kondisi bangunan memang membutuhkan rehabilitasi menyeluruh agar kegiatan belajar dapat berlangsung secara aman.
Selain menyoroti kondisi infrastruktur sekolah, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang tetap menjalankan tugas di tengah keterbatasan akses dan fasilitas. Menurutnya, dedikasi tenaga pendidik menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan layanan pendidikan di daerah terpencil.
Dalam kesempatan yang sama, Mimik memastikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah berkoordinasi agar Program Makan Bergizi Gratis segera menjangkau SDN Kupang 3, SDN Kupang 4, serta taman kanak-kanak di kawasan tersebut. Selama ini distribusi program belum berjalan karena pembangunan dapur pelayanan masih berlangsung dan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) relatif jauh.
Pemerintah daerah menargetkan penyaluran MBG dapat dimulai pada akhir bulan setelah seluruh kesiapan operasional terpenuhi.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Netty Lastiningsih, menyatakan hasil inspeksi lapangan akan segera ditindaklanjuti melalui kajian teknis sebagai dasar penyusunan rencana rehabilitasi.
Menurutnya, material bangunan yang digunakan nantinya akan disesuaikan dengan kondisi lingkungan pesisir agar lebih tahan lama sehingga pemanfaatan anggaran menjadi lebih efektif. Dinas juga memastikan Tunjangan Bantuan Pendidikan tahap I dan II bagi peserta didik yang memenuhi persyaratan akan direalisasikan pada tahun ini sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, Dhamroni Chudlori, mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap tenaga pendidik di wilayah terpencil. Ia mengusulkan tambahan insentif dan tunjangan transportasi bagi guru melalui pembahasan APBD Tahun 2027.
Selain peningkatan kesejahteraan guru, DPRD juga meminta kawasan Kupang, Kecamatan Jabon, menjadi prioritas dalam pengembangan Program Makan Bergizi Gratis serta peningkatan infrastruktur jalan menuju sekolah guna mendukung akses pendidikan masyarakat.
Pada akhir kunjungannya, Wakil Bupati menyerahkan bantuan kepada guru dan siswa sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di wilayah pesisir. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti hasil peninjauan sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran yang berlaku guna menjamin terpenuhinya hak peserta didik atas layanan pendidikan yang layak dan aman. (Red-Garudasatunews)














