Wabup Mojokerto Dorong Regenerasi Pelestari Budaya

oleh -38 Dilihat
oleh
Wabup Mojokerto Dorong Regenerasi Pelestari Budaya
Wabup Mojokerto, Muhammad Rizal Octavian saat menghadiri kegiatan Ruwat Agung Bumi Nuswantoro Tahun 2026 di Dusun Grogol, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo. [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian menegaskan pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari identitas bangsa sekaligus tanggung jawab moral masyarakat, khususnya generasi muda, di tengah derasnya arus modernisasi. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Ruwat Agung Bumi Nuswantoro Tahun 2026 yang digelar Lembaga Pelestari Adat dan Budaya Jawa Kencono Ungu di Dusun Grogol, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Jumat (26/6/2026) malam.

Dalam sambutannya, Wabup yang akrab disapa Mas Wabup menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Kencono Ungu beserta seluruh elemen masyarakat yang dinilai konsisten menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai budaya leluhur melalui berbagai kegiatan pelestarian tradisi.

Menurutnya, pelaksanaan Ruwat Agung Bumi Nuswantoro tidak hanya dipandang sebagai ritual adat semata, melainkan juga sebagai refleksi budaya yang mengandung doa, harapan, serta ikhtiar masyarakat dalam mewujudkan keselamatan, kesejahteraan, kedamaian, dan perlindungan dari berbagai ancaman kehidupan.

Wabup menjelaskan, dalam tradisi Jawa, ruwatan memiliki makna penyucian diri dan lingkungan dari berbagai hal yang berpotensi mengganggu keharmonisan kehidupan. Tradisi tersebut juga menjadi sarana memperkuat hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.

Ia menegaskan, sebagai daerah yang memiliki rekam sejarah panjang sebagai pusat kejayaan Kerajaan Majapahit, Kabupaten Mojokerto memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan warisan budaya, baik dalam bentuk situs sejarah, tradisi, adat istiadat, seni pertunjukan, maupun nilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun.

“Budaya merupakan identitas bangsa. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah dan budayanya. Pemerintah Kabupaten Mojokerto akan terus mendukung berbagai kegiatan pelestarian budaya yang tidak hanya memperkuat karakter masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan sektor pariwisata budaya dan perekonomian warga,” ujar Wabup.

Pada kesempatan tersebut, Wabup juga menyoroti pentingnya regenerasi pelaku dan pelestari budaya. Ia mengajak generasi muda untuk lebih mengenal dan memahami budaya daerah sejak dini agar nilai-nilai seperti gotong royong, unggah-ungguh, tepa selira, rasa syukur, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat persatuan tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

“Anak-anak dan generasi muda perlu dikenalkan sejak dini terhadap nilai-nilai budaya agar tidak tergerus oleh perubahan zaman. Kemajuan teknologi dan pembangunan harus berjalan beriringan dengan upaya pelestarian budaya,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap pelaksanaan Ruwat Agung Bumi Nuswantoro tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga berfungsi sebagai media edukasi publik dalam memperkuat karakter masyarakat serta menjaga keberlanjutan warisan budaya Mojokerto yang memiliki nilai historis sejak era Kerajaan Majapahit.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.