Umsura Debut di QS Asia 2027, Tembus Peringkat 44 Nasional

oleh -50 Dilihat
oleh
Umsura Debut di QS Asia 2027, Tembus Peringkat 44 Nasional
Umsura Debut di QS Asia 2027, Tembus Peringkat 44 Nasional
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) berhasil mencatatkan prestasi di tingkat internasional setelah untuk pertama kalinya masuk dalam pemeringkatan QS World University Rankings: Asia 2027. Dalam debut tersebut, Umsura langsung menempati peringkat ke-44 nasional, peringkat ketiga Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Surabaya, serta posisi ke-163 di kawasan Asia Tenggara.

Pencapaian ini menjadi salah satu perkembangan penting bagi dunia pendidikan tinggi di Jawa Timur, khususnya perguruan tinggi swasta yang berupaya memperluas pengakuan akademik di tingkat regional maupun internasional.

Pemeringkatan tersebut diumumkan lembaga pemeringkatan pendidikan tinggi internasional, QS Quacquarelli Symonds, pada 3 November 2026 di Bali. Edisi 2027 melibatkan 1.722 universitas dari 26 sistem pendidikan tinggi di kawasan Asia.

Indonesia mencatatkan sebanyak 116 perguruan tinggi dalam daftar tersebut. Jumlah ini meningkat 22 institusi dibandingkan edisi sebelumnya, sekaligus menjadi partisipasi tertinggi Indonesia sepanjang sejarah keikutsertaannya dalam pemeringkatan QS Asia.

Bagi Umsura, masuknya dalam daftar tersebut bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan menjadi indikator perkembangan institusi dalam membangun reputasi akademik, meningkatkan kualitas penelitian, serta memperluas jejaring kerja sama internasional.

11 Indikator Menjadi Tolok Ukur Penilaian

QS Asia University Rankings 2027 menggunakan 11 indikator untuk mengevaluasi kinerja perguruan tinggi. Penilaian mencakup reputasi akademik, reputasi pemberi kerja, rasio dosen dan mahasiswa, jumlah staf akademik bergelar doktor, produktivitas publikasi ilmiah, sitasi per publikasi, serta jejaring penelitian internasional.

Selain itu, QS turut memperhitungkan aspek internasionalisasi kampus, termasuk proporsi dosen dan mahasiswa asing serta mobilitas mahasiswa melalui program pertukaran ke dalam dan luar negeri.

Dalam sejumlah indikator, Umsura mencatatkan skor yang cukup menonjol. Rasio dosen dan mahasiswa memperoleh skor 93,3. Sementara itu, indikator pertukaran mahasiswa mencatatkan skor 43,9 dan pertukaran mahasiswa ke luar negeri sebesar 29,2.

Capaian tersebut memperlihatkan adanya sejumlah aspek yang menjadi kekuatan Umsura dalam persaingan pendidikan tinggi tingkat Asia. Namun, peningkatan kualitas penelitian, reputasi akademik, dan kolaborasi internasional tetap menjadi pekerjaan penting untuk memperkuat daya saing institusi.

Umsura Bidik Pemeringkatan Internasional Lebih Tinggi

Wakil Rektor Umsura bidang Riset, Kerja Sama, dan Digitalisasi, Radius Setiyawan, mengatakan keberhasilan menembus QS Asia 2027 menjadi bagian dari langkah universitas untuk memperluas reputasi sekaligus meningkatkan kualitas institusi.

Menurut Radius, Umsura tidak ingin berhenti pada pencapaian perdana tersebut. Pihaknya akan terus melakukan pembenahan terhadap sejumlah aspek yang berpengaruh terhadap posisi universitas dalam pemeringkatan internasional.

“Ke depan, kita akan terus mendorong agar pemeringkatan dan posisi QS World University Rankings terus melejit dengan meningkatkan beberapa hal. Dalam waktu dekat, kita juga sedang fokus pada pemeringkatan THE dan QS WUR. Semoga hasilnya juga memuaskan,” kata Radius.

Ia menjelaskan, langkah tersebut sejalan dengan peta jalan pengembangan Umsura yang menargetkan universitas mampu menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional.

Untuk merealisasikan target tersebut, Umsura terus mendorong penguatan reputasi akademik, peningkatan kualitas dan dampak penelitian, serta perluasan kolaborasi dengan institusi pendidikan di berbagai negara.

Tantangan Berikutnya: Konsistensi Mutu dan Daya Saing

Masuknya Umsura dalam QS Asia 2027 menjadi modal penting untuk memperluas pengakuan di tingkat internasional. Namun, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi kualitas akademik agar pencapaian pemeringkatan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan mutu pendidikan yang dirasakan mahasiswa dan masyarakat.

Produktivitas penelitian, kualitas publikasi ilmiah, pengembangan sumber daya dosen, serta kerja sama internasional menjadi sejumlah aspek strategis yang perlu terus diperkuat.

Dengan capaian peringkat ke-44 nasional pada debut perdananya, Umsura kini memiliki pijakan untuk meningkatkan daya saing di antara perguruan tinggi Indonesia maupun universitas lain di kawasan Asia.

Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi pengelola kampus untuk membuktikan bahwa prestasi dalam pemeringkatan internasional dapat diterjemahkan menjadi peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.